Lando Norris berhasil mengunci gelar juara dunia Formula 1 untuk pertama kalinya pada seri penutup F1 GP Abu Dhabi 2025, Minggu (7/12/2025).

Pembalap McLaren itu finis di posisi ketiga di Sirkuit Yas Marina dan mengumpulkan total 423 poin.

>>> Resmi! Ole Romeny hingga Kevin Diks Perkuat Timnas Indonesia Juni 2026

Keunggulan Norris sangat tipis, hanya dua poin dari juara bertahan Max Verstappen (Red Bull Racing).

Kemenangan ini menjadi puncak perjalanan Norris yang telah membela McLaren selama sembilan tahun, sejak bergabung dengan program pengembangan pembalap muda pada 2017.

Gaji Ratusan Miliar dari McLaren

Norris menerima gaji tahunan tetap sebesar 20 juta dolar AS atau sekitar Rp316 miliar dari tim McLaren.

Angka tersebut menempatkannya di jajaran lima besar pembalap F1 dengan gaji tertinggi pada musim 2025.

Selain gaji pokok, Norris juga mendapatkan bonus tambahan berdasarkan pencapaian podium dan performa di setiap seri balapan.

Ia juga memiliki kontrak komersial pribadi dengan berbagai merek global ternama yang menambah total penghasilannya.

Berbagai kesepakatan sponsorship terus berdatangan seiring meningkatnya popularitas Norris. Hal ini menjadikannya salah satu atlet paling bernilai di industri otomotif saat ini.

>>> Menu Pakan Ayam Kampung Harian Pagi-Sore Hemat Nutrisi Tinggi Terbaru 2026

Total Kekayaan dan Investasi

Kekayaan bersih Lando Norris diperkirakan mencapai 37 juta dolar AS atau sekitar Rp585 miliar.

Angka ini tidak hanya berasal dari profesinya sebagai pembalap F1, tetapi juga dari investasi strategis yang dilakukannya di luar balap.

Norris dikenal cerdik dalam mengelola keuangan dan membangun kerajaan bisnis. Investasinya mampu melipatgandakan total kekayaan dalam waktu singkat.

Dengan gelar juara dunia yang sudah diraih, nilai pasar Norris diprediksi akan terus melonjak tajam pada musim-musim mendatang.

Keberhasilannya menghentikan dominasi Max Verstappen menjadi sorotan utama penggemar otomotif di seluruh dunia.

Kini, Lando Norris tidak hanya dikenal sebagai pembalap agresif dan cerdas, tetapi juga sebagai jutawan muda yang sukses.

>>> Korea Selatan Resmi Ikut ENC 2026, Kirim Tim Terbaik ke Riyadh

Masa depannya di F1 diprediksi semakin cerah seiring ambisi McLaren untuk terus mendominasi kompetisi.