Alasan PSG dan Arsenal Gagal Dapat Penalti di Final Liga Champions 2026
Wasit Daniel Siebert menjadi sorotan setelah dua insiden penalti potensial di final Liga Champions 2026 antara PSG dan Arsenal tidak diberikan hadiah.
Pertandingan yang berlangsung di Puskas Arena pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan kemenangan PSG 4-3 melalui adu penalti, setelah skor imbang 1-1 hingga babak tambahan.
>>> 5 Fakta Mengejutkan Jelang Fajar/Fikri di Final Singapore Open 2026
Insiden Handball Bukayo Saka
Pada menit ke-18, pemain PSG memprotes keras setelah Bukayo Saka menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti.
Kejadian bermula saat Saka berusaha membuang bola hasil sepak pojok, namun tendangannya meleset.
Bola memantul dari bahu Saka dan mengenai lengannya. Wasit Daniel Siebert bersama VAR Bastian Dankert memutuskan tidak memberikan penalti.
Keputusan itu sesuai dengan aturan IFAB Bab 12.
Tidak semua sentuhan tangan dianggap pelanggaran, terutama jika bola mengenai tangan akibat pantulan dari tubuh pemain itu sendiri.
Insiden Noni Madueke di Babak Tambahan
Pada menit ke-102, giliran Arsenal yang merasa dirugikan. Noni Madueke jatuh di kotak penalti setelah beradu fisik dengan Nuno Mendes.
Wasit kembali melanjutkan permainan tanpa menunjuk titik putih. VAR juga tidak mengintervensi karena tidak menemukan kesalahan nyata.
>>> Resmi Gabung Barcelona Rp1,49 T, Anthony Gordon Buat Pengakuan Mengejutkan
Tayangan ulang menunjukkan kedua pemain saling tarik-menarik. Kontak fisik dari kedua belah pihak membuat wasit menganggapnya sebagai dinamika permainan normal.
Kronologi Pertandingan
Arsenal unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz pada menit ke-6. Havertz memanfaatkan bola pantul dan melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau kiper Matvey Safonov.
PSG mendominasi penguasaan bola setelah tertinggal, namun kesulitan menembus pertahanan Arsenal. Pada injury time babak pertama, Havertz mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan tetapi gagal.
Pada menit ke-65, bek Arsenal Cristhian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia di kotak penalti. Wasit memberikan penalti untuk PSG.
Ousmane Dembele maju sebagai algojo dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. PSG hampir membalikkan keadaan melalui serangan balik cepat, namun tendangan Kvaratskhelia membentur tiang gawang.
Skor imbang bertahan hingga babak tambahan usai. Adu penalti dimenangkan PSG dengan skor 4-3, setelah Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti kelima untuk Arsenal.
>>> Start P13 di Moto3 Italia 2026, Veda Ega Pratama Optimis dengan Strategi Khusus
Kemenangan ini membuat PSG meraih gelar Liga Champions secara beruntun dalam dua musim terakhir. Manajer Mikel Arteta tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski harus puas sebagai runner-up.
Update Terbaru
Drama 'Reborn Rookie' Sukses karena Formula Pahlawan dan Pesan Keluarga
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Prabowo Akui Berutang ke Masyarakat Maluku, Ini Penyebabnya
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Inggris Digilas Argentina, Tuchel Diisukan Akan Diganti Guardiola
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Kuota Cardio Dance Habis, Masih Ada Hyrox dan Pilates di Wellnest Fest
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Ternak Rekening: Pelaku Judol Imingi Rp100 Ribu ke Petani Hingga IRT
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
5 Tips Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan Sebelum Membeli
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Google Makin Jauh dari Samsung untuk Hardware Pixel
Kamis / 16-07-2026, 15:21 WIB
Galaxy Tab S12 Ultra Dipastikan Tak Punya Kamera Selfie Punch-Hole
Kamis / 16-07-2026, 15:16 WIB
Mayapada Hospital Kuningan Luncurkan Layanan Khusus untuk Ekspatriat
Kamis / 16-07-2026, 15:16 WIB
Nyeri Dada hingga Punggung Tiba-tiba? Waspada Aorta Jantung Robek
Kamis / 16-07-2026, 15:16 WIB
Alasan Avatar Aang: The Last Airbender Tayang Terbatas di Bioskop
Kamis / 16-07-2026, 15:15 WIB
ViewSonic Luncurkan ViewBoard IN04V-N Series dengan Kamera 48MP dan AI di India
Kamis / 16-07-2026, 15:15 WIB
BGMI 4.5 Update Anniversary Edition Resmi Dirilis, Hadirkan Kolaborasi Naruto, Spider-Man, dan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 15:14 WIB
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
Kamis / 16-07-2026, 15:14 WIB







