Setelah membayar jasa servis dengan uang pas-pasan, ia mampir ke sebuah kios sayuran untuk membeli kentang pesanan ibunya.

Ali yang berniat menghemat uang pun sibuk memilih pisang dengan kualitas rendah demi mendapatkan harga yang jauh lebih murah.

Sayangnya, saat sedang fokus berbelanja, satu-satunya pasang sepatu milik Zahra raib tanpa jejak.

Situasi semakin runyam ketika Ali justru diusir oleh pemilik toko karena dianggap membuat kekacauan saat berusaha mencari sepatu adiknya yang hilang.

Dengan perasaan bersalah yang mendalam, Ali pulang dan menceritakan kejadian pahit itu kepada Zahra.

Saat itu, Zahra sedang sibuk membantu ibu mereka yang jatuh sakit dalam lima hari terakhir sambil menjaga Ahmad yang sedang terlelap.

Kabar hilangnya sepatu kesayangannya tersebut tentu saja membuat Zahra merasa sangat sedih dan terpukul.

Zahra pada awalnya berniat untuk melaporkan kecerobohan abangnya tersebut kepada ayah mereka.

Namun, Ali dengan cepat memohon agar adiknya merahasiakan hal itu agar sang ayah tidak semakin terbebani pikiran.

Ali sadar betul bahwa ayahnya yang hanya bekerja serabutan tidak memiliki sisa uang untuk membeli sepatu baru.

>>> 5 Mata Uang Terkuat di Dunia 2026, Ternyata Dolar AS Bukan yang Utama

Belum lagi beban utang keluarga yang terus menumpuk membuat kondisi ekonomi mereka berada di titik yang sulit.

Sebagai solusi sementara, Ali menawarkan sebuah ide agar mereka menggunakan sepatu milik Ali secara bergantian untuk bersekolah.

Zahra memakai sepatu tersebut pada pagi hari, lalu menyerahkannya kepada Ali yang masuk sekolah pada siang hari.

Daftar Kesulitan Akibat Bertukar Sepatu

  • Zahra terpaksa harus berlari secepat mungkin setiap pulang sekolah agar tidak terlambat menyerahkan sepatu kepada Ali.
  • Ali sering kali datang terlambat ke sekolah karena harus menunggu kedatangan Zahra di titik pertemuan mereka.
  • Keterlambatan yang berulang membuat Ali hampir mendapatkan hukuman dari pihak sekolah karena dianggap tidak disiplin.
  • Sepatu milik Ali yang sudah dalam kondisi usang dan kebesaran membuat Zahra merasa tidak nyaman selama beraktivitas.