Publik dikejutkan dengan kemunculan logo Partai Gerindra pada poster promosi acara BYD Tech-Culture Fest di Jakarta.

Insiden ini menjadi perbincangan hangat di media sosial X setelah warganet mempertanyakan keterkaitan antara partai politik dengan produsen otomotif tersebut.

>>> Pegadaian Buka Pendaftaran Beasiswa Wirausaha Muda 2026, Tanpa Biaya

Acara yang berlangsung di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK) pada akhir pekan lalu merupakan festival teknologi dan budaya.

Namun, keberadaan identitas partai di pojok poster memicu spekulasi mengenai independensi penyelenggaraan acara.

Klarifikasi Gerindra DKI Jakarta

Menanggapi kegaduhan tersebut, DPD Gerindra DKI Jakarta segera memberikan penjelasan resmi. Perwakilan Gerindra DKI Jakarta, Rani Mauliani, mengakui bahwa pencantuman logo tersebut murni kesalahan teknis internal.

Rani menjelaskan insiden tersebut terjadi akibat kelalaian admin tim media sosial partai. Ia menegaskan tidak ada motif tersembunyi di balik unggahan yang sempat viral tersebut.

Berikut poin-poin klarifikasi yang disampaikan pihak Gerindra:

  • Kesalahan administrasi: penggunaan logo merupakan kekhilafan admin tim media dalam mengolah konten publikasi di media sosial.
  • Niat awal: unggahan tersebut hanya bertujuan menyebarluaskan informasi mengenai acara besar yang dianggap menarik bagi warga Jakarta.
  • Pernyataan maaf: pihak Gerindra memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman atau terganggu dengan beredarnya poster tersebut.
  • Bukan klaim acara: Gerindra menegaskan tidak pernah mengklaim Tech-Culture Fest sebagai agenda milik partai.

Rani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, berharap permohonan maaf ini dapat meredakan suasana.

>>> 3 Peristiwa Suci Waisak 2026 yang Paling Dicari dan Maknanya bagi Umat Buddha

Ia menekankan bahwa pihaknya sangat menghargai penyelenggara dan berharap acara serupa terus sukses di masa depan.