Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Kota Malang pada Minggu (31/5/2026) yang didominasi kondisi udara kabur di sejumlah wilayah.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perubahan visibilitas serta kelembapan udara yang relatif tinggi sejak dini hari hingga menjelang siang.

>>> Konser Reuni F4 F*FOREVER di Jakarta Resmi Dimulai, Antusiasme Fans Pecah

Kondisi atmosfer di Jawa Timur, khususnya Malang Raya, menunjukkan penurunan jarak pandang akibat kumpulan partikel kering atau titik air di permukaan bumi.

Fenomena udara kabur ini diprediksi memengaruhi aktivitas luar ruangan warga, terutama bagi komuter yang beraktivitas sejak subuh.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Blimbing menjadi salah satu titik yang dipantau mengalami udara kabur secara signifikan sejak awal hari.

Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat yang kerap menanyakan prakiraan cuaca Malang satu minggu ke depan, mengingat akhir Mei sudah memasuki masa transisi musiman.

>>> Maia Estianty Tegur Netizen yang Tanya Momongan El Rumi dan Syifa Hadju

Pihak stasiun meteorologi menjabarkan fluktuasi elemen cuaca yang memengaruhi dinamika lokal di tingkat kecamatan.

Tingkat kelembapan tinggi pada pagi hari menjadi pemicu utama terbentuknya udara kabur sebelum berangsur menipis seiring meningkatnya intensitas cahaya matahari.

Suhu udara Malang saat ini berada pada rentang sejuk di malam hari dan menghangat secara moderat pada siang hari.

Dinamika suhu dan kelembapan tercatat bergerak fluktuatif dalam batas normal untuk periode akhir Mei.

>>> FIFA Jamin Timnas Iran Dapat Visa Piala Dunia 2026, Keputusan Resmi yang Dinanti

BMKG memprakirakan suhu udara Kota Malang hari ini mencapai 20 derajat Celsius.