Legenda sepak bola Italia Andrea Pirlo memberikan pembelaan terhadap pendekatan taktis manajer Arsenal Mikel Arteta menjelang pertandingan final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest pada Jumat (29/5/2026).

Kritik sebelumnya kerap mengarah pada gaya permainan Arsenal yang dinilai terlalu pragmatis dan bergantung pada bola mati.

>>> Atletico Madrid Sindir Barcelona dengan Tawaran Transfer Palsu

Namun Pirlo menegaskan bahwa klub London Utara tersebut telah membangun identitas unik yang melampaui permainan fisik.

Mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu mengapresiasi keberhasilan Arteta dalam membawa Arsenal menjuarai Liga Premier dan menembus partai final kompetisi tertinggi antarklub Eropa berkat organisasi permainan yang matang.

"Tidak semuanya soal tendangan bebas dan umpan silang!" kata Andrea Pirlo seperti dikutip dari Marca.

Pirlo menambahkan bahwa ia menyukai filosofi yang diterapkan di Arsenal karena strategi tim tidak hanya berkutat pada situasi bola mati konvensional di dalam kotak penalti.

"Ya, saya menyukainya karena ini bukan hanya soal tendangan sudut dan umpan silang ke kotak penalti," jelas Pirlo.

Menurutnya, pelatih asal Spanyol tersebut sangat berbakat karena mampu mempelajari setiap detail permainan dengan cermat, termasuk mengembangkan cara khusus dalam memanfaatkan tendangan sudut selama beberapa tahun terakhir.

"Selama beberapa tahun terakhir, ia telah mengembangkan gaya bermainnya sendiri yang unik, termasuk cara khusus dalam memanfaatkan tendangan sudut ini.

>>> Islam Makhachev Prediksi Ilia Topuria Kalahkan Justin Gaethje di UFC Freedom 250

Ia mempelajari segalanya dengan cermat dan sangat berbakat. Memenangkan Liga Premier dan mencapai final ini adalah pencapaian yang luar biasa," tutur Pirlo.

Meskipun beberapa pengamat mempertanyakan nilai hiburan dari sistem taktis Arsenal, Pirlo melihat adanya keseimbangan yang efektif antara kerapian organisasi pertahanan dan kualitas serangan kolektif.

"Ini adalah sepak bola yang sangat kolektif, meskipun PSG memang memiliki pemain-pemain yang, secara individu, bisa menentukan hasil pertandingan dengan lebih tegas," tambah Pirlo.

Ia juga menyoroti kekuatan lini belakang The Gunners yang dikawal oleh dua bek tengah kokoh sebagai faktor utama penentu ketangguhan tim.

"Arsenal harus sangat solid secara kolektif dan kemudian memanfaatkan setiap situasi tendangan bebas.

Selain itu, dua bek tengah mereka sangat kuat, dan hal itu memberikan tim banyak ketangguhan," kata Pirlo.

>>> Mauricio Pochettino Buka Suara soal Rumor AC Milan

Kini Arteta bersiap menghadapi salah satu ujian taktis terbesar dalam karier kepelatihannya melawan skuad Paris Saint-Germain yang diasuh oleh Luis Enrique di Stadion Budapest Arena, Hungaria.