Presiden Bolivia Peringatkan Negara di Titik Kritis Akibat Demonstrasi
Presiden Bolivia Rodrigo Paz memberikan peringatan keras pada Rabu (27/5) bahwa negaranya kini berada dalam situasi genting akibat gelombang demonstrasi yang berlangsung hampir satu bulan penuh.
Aksi massa yang mengepung ibu kota telah memicu kelangkaan parah pada pasokan pangan, bahan bakar, dan obat-obatan.
>>> Jadwal Sholat Jabodetabek 28 Mei 2026: Panduan Ibadah Tepat Waktu
Gelombang protes ini dilancarkan oleh para pekerja berpenghasilan rendah serta kelompok mayoritas Pribumi yang menuntut pengunduran diri presiden.
Krisis ekonomi parah langsung menyambut pemerintahan Paz yang baru berjalan selama enam bulan dengan kebijakan ekonomi beraliran tengah-kanan.
"Negara ini membutuhkan ketertiban, dan sedang mencapai titik kritis," ujar Rodrigo Paz dalam sebuah acara publik di La Paz untuk memperbarui seruan dialog kepada para demonstran.
Kongres Bolivia sebelumnya telah mencabut pembatasan bagi presiden untuk mengumumkan status darurat negara pada Selasa (26/5) guna membuka jalan dalam memulihkan ketertiban.
>>> Tiga Peringatan Penting yang Jatuh pada 29 Mei
"Siapa pun yang ingin menghancurkan bangsa ini harus berhadapan dengan presiden ini dan seluruh kekuatan Konstitusi," tegas Paz.
Pemerintah juga memberikan jaminan dukungan penuh masyarakat kepada pihak kepolisian dan militer yang bertugas.
Bersamaan dengan ketegangan tersebut, ribuan perempuan Pribumi melakukan aksi jalan kaki melintasi La Paz pada Hari Ibu sebagai bentuk solidaritas untuk pekerja transportasi yang mogok.
Aksi yang dimulai awal Mei ini awalnya menuntut kenaikan gaji, stabilitas bahan bakar, dan manajemen ekonomi yang sehat dari serikat pekerja sebelum meluas menjadi pemberontakan skala besar.
>>> Gresini Racing Tunjuk Michele Pirro Gantikan Alex Marquez di GP Italia
Untuk meredam kemarahan massa, Paz sempat menawarkan solusi berupa pemotongan setengah gajinya sendiri serta pemberian ruang kebijakan bagi kelompok Pribumi.
Update Terbaru
Warga Albania Kembali Tolak Pembangunan Resor Terafiliasi Trump
Minggu / 12-07-2026, 17:06 WIB
Hasil Moto3 Jerman: Veda Ega di Atas Danish, Uriarte Menang Dramatis
Minggu / 12-07-2026, 17:06 WIB
Prabowo Sindir Sikap Politik Cak Imin: Dulu Berpisah, Sekarang Bersama
Minggu / 12-07-2026, 17:06 WIB
Prabowo Sindir Keras Koruptor di Peringatan Hari Koperasi
Minggu / 12-07-2026, 17:03 WIB
Kaiju Girl Caramelise Rilis Video Opening dan Ending Tanpa Kredit untuk Anime Summer 2026
Minggu / 12-07-2026, 17:03 WIB
15 Akhir Anime Terbaik yang Masih Dibicarakan Penggemar
Minggu / 12-07-2026, 17:02 WIB
Mamdani: Taylor Swift Bayar Rp25 M ke New York untuk Resepsi
Minggu / 12-07-2026, 16:51 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Dana dari 5 Aplikasi Game Penghasil Uang Terbaik 2026
Minggu / 12-07-2026, 16:49 WIB
Departemen Pertahanan AS Cabut Skorsing Pilot Garda Nasional South Carolina
Minggu / 12-07-2026, 16:31 WIB
Riot Games Resmi Luncurkan Mode League Classic di Final MSI
Minggu / 12-07-2026, 16:31 WIB
MGM Plus Rilis Drama Mafia New York The Westies
Minggu / 12-07-2026, 16:29 WIB
Serial Komedi Apple TV Trying Tembus Peringkat Global Setelah Premiere Musim Kelima
Minggu / 12-07-2026, 16:29 WIB
BLG Hadapi HLE di Final MSI 2026
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Lolos ke Semifinal Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB







