Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dilaporkan menolak tawaran perpanjangan kontrak senilai 10 juta euro per musim dari manajemen klub.

Penolakan itu terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026.

>>> Jamaika Kalahkan India 2-0 di Unity Cup, Laju ke Grand Final

Menurut laporan Fichajes, pemain timnas Argentina kelahiran tahun 2000 itu lebih mengutamakan pencapaian prestasi profesional daripada nilai gaji yang besar.

Alvarez berambisi bermain untuk klub yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara di Liga Champions secara konsisten.

Situasi ini memicu ketertarikan dari sejumlah klub raksasa Eropa.

Barcelona menjadi salah satu tim yang membidik Alvarez karena posisi penyerang tengah mereka kosong setelah ditinggalkan Robert Lewandowski.

>>> Vinicius Junior Bela Kylian Mbappe dari Kritik Suporter Real Madrid

Gaya bermain Alvarez yang mengandalkan tekanan tinggi, kombinasi operan, dan daya jelajah luas dinilai cocok dengan sistem permainan berbasis penguasaan bola milik Barcelona.

Namun, kendala finansial bisa menjadi hambatan besar bagi klub Catalan tersebut.

Selain Barcelona, Paris Saint-Germain muncul sebagai pesaing utama berkat kekuatan finansial yang besar.

Pelatih PSG, Luis Enrique, dikabarkan sangat mengagumi fleksibilitas bermain Alvarez dan berniat menjadikannya pilar utama lini serang.

>>> Jean-Philippe Mateta Tembus Skuad Piala Dunia Prancis Usai Batal ke Milan

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga memantau situasi Alvarez untuk memperkuat lini depan dengan penyerang serbabisa yang cocok dengan sistem taktik tekanan tinggi.