Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menuntut anak asuhnya tampil maksimal di putaran final Piala Dunia 2026.

Turnamen akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bulan depan.

>>> The Scarecrow Cetak Rating Tertinggi di Episode Terakhir

Spanyol tergabung di Grup H. Mereka akan menghadapi Tanjung Verde pada 15 Juni di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.

Laga kedua melawan Arab Saudi pada 21 Juni, dan terakhir menghadapi Uruguay di Meksiko pada 27 Juni.

Kekuatan Muda dan Pengalaman

De la Fuente mengandalkan talenta muda setelah sukses menjuarai Piala Eropa dua tahun lalu. Saat ini, delapan pemain berasal dari Barcelona, tanpa satu pun perwakilan Real Madrid.

"Memainkan setiap pertandingan seolah itu adalah laga terakhir kami, menghormati lawan, dan siap bersaing untuk meraih pencapaian tertinggi.

Satu-satunya hal yang kami minta adalah usaha, kerja keras, dan dedikasi. Hasil akan mengikuti dengan sendirinya," kata de la Fuente.

Pelatih berusia 64 tahun itu menilai pemain muda masih memiliki potensi besar. Kolaborasi dengan pemain senior diharapkan memberikan stabilitas.

"Masih ada banyak ruang untuk berkembang. Kami memiliki kelompok pemain yang sangat berbakat, tetapi banyak dari mereka masih sangat muda.

>>> Khaby Lame Ramaikan Game James Bond Terbaru 007: First Light

Menggabungkan mereka dengan pemain yang lebih berpengalaman memberi kami stabilitas dan arah yang jelas," ujarnya.

Andalkan Lamine Yamal

Di sektor penyerangan, Spanyol bertumpu pada Lamine Yamal.

Pemain berusia 18 tahun itu mencatatkan 24 gol dan 18 assist dari 45 laga bersama Barcelona musim ini.

"Dia masih sangat muda. Dia debut bersama kami pada usia 16 tahun.

Sekarang dia berusia 18 tahun dan kami menanamkan prinsip-prinsip dasar sepak bola kepadanya," kata de la Fuente.

Pelatih menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi Yamal, baik di lapangan maupun kehidupan sehari-hari. "Ini tentang mengajarkan nilai-nilai yang harus dia miliki, baik dalam sepak bola maupun kehidupan.

>>> Pemprov DKI Jakarta Sediakan Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Keduanya harus berjalan beriringan," pungkasnya.