Efek domino mulai melanda internal Persija Jakarta setelah pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, resmi meninggalkan klub ibu kota tersebut.

Situasi ini langsung memicu ketidakpastian mengenai masa depan tiga pemain asing asal Negeri Samba di skuad Macan Kemayoran.

>>> UNIQLO dan Cecilie Bahnsen Luncurkan Koleksi Shapes of Poetry

Ketiga legiun asing tersebut, yakni Allano Lima, Fabio Calonego, dan Maxwell Souza, kompak menyampaikan pesan emosional melalui media sosial masing-masing.

Langkah ini diambil setelah Persija Jakarta menutup kompetisi Super League 2025/2026 dengan finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Skuad Macan Kemayoran gagal bersaing memperebutkan takhta juara dengan Persib Bandung yang meraih hattrick juara, serta Borneo FC Samarinda di posisi runner-up.

Sosok Mauricio Souza memegang peran krusial di ruang ganti karena kedekatannya dengan barisan pemain Brasil sebelum dipastikan tidak lagi melatih musim depan.

Pesan Emosional Tiga Pemain Brasil

Melalui akun Instagram pribadinya, penyerang sayap Allano Lima menyatakan rasa syukurnya meskipun belum mampu membawa Persija meraih trofi tertinggi pada musim pertamanya.

"Musim ini penuh pelajaran dan perjuangan. Kami sudah memberikan segalanya di lapangan.

Terima kasih kepada semua yang selalu mendukung kami," tulis Allano.

Pemain berumur 31 tahun tersebut mengapresiasi dukungan penuh dari Jakmania sekaligus mencatatkan performa impresif lewat torehan sembilan gol dan sembilan assist dari 29 laga.

>>> ALVA Hadirkan Motor Listrik N3 Next Gen di IIMS Surabaya 2026

Pada kesempatan berbeda, gelandang Fabio Calonego menilai pencapaian finis di peringkat ketiga tetap menjadi hasil yang patut diapresiasi tinggi dalam kompetisi yang ketat.

"Kami punya target menjadi juara, tapi tidak semua berjalan sesuai harapan.