Pasar perangkat rumah pintar di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama pada kategori kamera pengawas dan kunci pintar.

Tren ini mendorong produsen teknologi keamanan untuk memperluas portofolio produk mereka.

>>> FBI Peringatkan Serangan Siber AI Kali365 yang Incar Akun Microsoft 365

Oktavia Mega Wati, Marketing Manager Ezviz Indonesia, menyatakan bahwa pasar secara keseluruhan terus bertumbuh.

Oleh karena itu, perusahaan tidak hanya fokus pada CCTV, tetapi juga mengembangkan lini produk lain.

Fokus pada Kamera Pengawas dan Kunci Pintar

Sektor kamera pengawas masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar dalam segmen perangkat keamanan rumah pintar.

Sementara itu, tingkat penetrasi produk kunci pintar di dalam negeri masih dalam tahap awal perkembangan.

Dominasi penjualan perangkat keamanan saat ini masih berpusat pada lini kamera pengawas. Sektor kunci pintar dinilai masih memerlukan edukasi pasar dan pengembangan ekosistem agar bisa diterima lebih luas.

Pihak produsen saat ini fokus membangun pasar kunci pintar sembari mengamati potensi pertumbuhan. Klaim posisi tertentu di segmen tersebut belum dilakukan karena ceruk pasarnya relatif baru.

“Untuk smart lock sendiri pasarnya masih berkembang. Jadi kita juga masih merintis karena melihat market smart lock ini makin besar,” kata Oktavia.

>>> Jensen Huang Kritik PHK Berdalih AI: Itu Tidak Masuk Akal

Perubahan Perilaku Konsumen

Konsumen di Indonesia kini mulai beralih ke integrasi perangkat yang saling terhubung. Pengguna tidak lagi mencari alat keamanan terpisah, melainkan sistem terpadu yang dapat dioperasikan melalui satu aplikasi.

Perubahan perilaku ini mendorong vendor teknologi untuk memperluas variasi produk. Pengembangan dilakukan mulai dari kamera keamanan, perangkat akses masuk pintar, sensor pintar, hingga kunci pintar berbasis biometrik.