"If you do those things while focusing on the details, communicating, and bringing energy and effort, you have a chance to win a few games in a row," ujarnya.

Penurunan performa ofensif Cavaliers menjadi sorotan. Mereka hanya mampu memasukkan 12 dari 41 tembakan tiga angka pada gim ketiga di markas sendiri.

Analis ESPN, Tim Bontemps, menilai kekalahan Cavaliers sejak gim kedua disebabkan buruknya penyelesaian akhir. "The Cavs just were not good enough offensively," kata Bontemps.

Bontemps menambahkan bahwa materi pemain Cavaliers sebenarnya mumpuni untuk bersaing. Namun, hilangnya momentum serangan pada paruh kedua membuat strategi ofensif tidak berjalan maksimal.

Jurnalis The Athletic, Jason Lloyd, mengkritik kondisi lesu dan hilangnya energi dari pemain serta publik tuan rumah.

"Fatigue certainly seems to have been an issue throughout this series," kata Lloyd.

Dengan hasil ini, New York Knicks kini tinggal menunggu pemenang antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder.

>>> Rapid Bucuresti Tahan Imbang Universitatea Craiova Tanpa Gol

Kedudukan mereka saat ini masih imbang 2-2 di Final Wilayah Barat.