Momen penuh emosi mewarnai Stadion Santiago Bernabeu saat Dani Carvajal memainkan laga terakhirnya bersama Real Madrid pada Sabtu (23/5/2026).

Bek kanan asal Spanyol itu mengucapkan salam perpisahan setelah Los Blancos menang 4-2 atas Athletic Club di pekan pamungkas Liga Spanyol 2025/2026.

>>> Spurs Ungguli Thunder di Paruh Pertama Game 4 Final Wilayah Barat

Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-451 Carvajal di seluruh ajang kompetisi. Ia masih sempat menorehkan satu assist sebelum mengakhiri perjalanan panjangnya.

Dani Carvajal memiliki ikatan mendalam dengan Real Madrid. Hampir seluruh karier profesionalnya dihabiskan di sana, kecuali satu musim masa peminjaman bersama Bayer 04 Leverkusen.

Ia menembus skuad utama setelah menimba ilmu di akademi Real Madrid. Kembali dari Leverkusen pada 2013, ia menjelma menjadi salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah klub.

Suasana haru langsung terasa di Bernabeu setelah peluit panjang berbunyi. Carvajal tidak kuasa membendung air mata saat memberikan pidato perpisahan di hadapan suporter.

Kenangan Manis Era Keemasan Los Blancos

Dalam pidatonya di lingkaran tengah lapangan, Carvajal mengulas kembali memori generasi emas Real Madrid yang merajai Liga Champions.

Ia menyebut sejumlah figur penting seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane.

"Kami menutup era yang luar biasa. Empat Liga Champions dalam lima tahun, La Decima, tiga gelar beruntun di Eropa.

Banyak sosok hebat yang membawa lambang klub ini ke level tertinggi," tuturnya.

Carvajal juga memberikan apresiasi mendalam kepada Presiden Florentino Perez.

Ia merasa tersentuh karena Perez langsung menyodorkan perpanjangan kontrak baru kurang dari 24 jam setelah ia menderita cedera lutut parah.