Novak Djokovic menghadapi ujian ketahanan fisik yang berat di Roland Garros. Kondisi kebugarannya belum maksimal setelah cedera bahu yang berkepanjangan.

Petenis asal Serbia itu hanya bermain satu kali dalam rangkaian pemanasan jelang Prancis Terbuka. Ia langsung menelan kekalahan di turnamen tersebut.

>>> Monza Tekuk Catanzaro Lewat Dua Gol Indah di Final Playoff Serie B

Cedera bahu mengganggu Djokovic sejak Australia Terbuka dan Indian Wells awal tahun ini. Ia menjalani proses rehabilitasi selama beberapa bulan.

“Saya ingin bermain lebih banyak, tetapi tubuh saya tidak mengizinkan. Saya menjalani rehabilitasi untuk cedera saya.

Setelah Indian Wells, tidak mungkin bagi saya untuk bertanding selama beberapa bulan,” kata Djokovic kepada jurnalis di Paris.

Ia memutuskan tampil di Roma untuk mencoba kompetisi lagi. Meski jauh dari siap, ia butuh setidaknya satu pertandingan untuk merasakan atmosfer sebelum Roland Garros.

Setelah tersingkir awal di Roma, Djokovic sempat ke Athena. Akhirnya ia memutuskan tetap berangkat ke Paris untuk bersaing memperebutkan gelar.

“Respons tubuh saya baik selama sepuluh hari terakhir. Saya menghabiskan banyak waktu di lapangan untuk menyempurnakan permainan dan kondisi fisik,” ujarnya.

>>> Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke Liga Champions Usai Bantai Cremonese

Djokovic juga menanggapi absennya Carlos Alcaraz, juara bertahan dua kali Roland Garros. Ia menganggap ketidakhadiran Alcaraz sebagai pukulan besar bagi turnamen.

“Apakah itu mengubah pendekatan saya? Tidak terlalu, karena saya sudah menghadapi masa sulit dengan tubuh saya dalam enam hingga delapan bulan terakhir.

Fokus utama saya adalah kondisi fisik,” kata Djokovic.

Pemilik 24 gelar Grand Slam ini tetap optimistis. Ia percaya diri jika mampu menjaga kebugaran sepanjang turnamen.

“Saya hanya ingin tetap sehat dan segar selama turnamen. Jika saya bisa mempertahankan level kesegaran dan terus berkembang, saya merasa selalu memiliki peluang bagus,” tuturnya.

Djokovic dijadwalkan memulai penampilannya pada sesi malam hari Minggu.

>>> Columbus Crew vs Atlanta United: Laga Terakhir Sebelum Jeda Piala Dunia 2026

Ia akan menghadapi petenis tuan rumah Giovanni Mpetshi Perricard yang dikenal memiliki servis keras dan didukung penuh publik Prancis.