"Fenomena ini telah diamati berulang kali di Nankai Trough dan wilayah lain di Jepang. Salah satu peristiwa pergeseran lambat ini bisa saja memicu gempa besar berikutnya," sambung Heki.

Indonesia dinilai mempunyai peluang besar untuk mengadopsi sekaligus mengembangkan sistem pemantauan serupa demi memperkuat mitigasi bencana.

Hal ini didukung oleh keberadaan banyak zona subduksi aktif yang membentang dari Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, hingga Maluku.

"Saat ini saya sedang mengerjakan masalah ini di Indonesia," aku Heki.

Potensi Gempa di Zona Megathrust Indonesia

Berdasarkan data pemetaan terbaru, potensi gempa bumi terbesar tercatat berada di zona Megathrust Aceh-Andaman dengan magnitudo maksimum mencapai M 9,2.

Wilayah Megathrust Jawa menyusul dengan potensi ancaman aktivitas seismik hingga mencapai magnitudo M 9,1.

Kawasan subduksi lain di wilayah barat Indonesia juga menyimpan akumulasi energi tektonik yang signifikan.

>>> Sinopsis Ice Road, Bioskop Trans TV 24 Mei 2026

Zona Megathrust Mentawai-Siberut, Mentawai-Pagai, dan Enggano masing-masing tercatat menyimpan potensi gempa dengan kekuatan magnitudo maksimum hingga M 8,9.