Atmosfer tidak biasa menyelimuti Stadion Santiago Bernabeu saat Real Madrid membungkam Athletic Bilbao 4-2 pada laga penutup musim, Sabtu malam waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi panggung emosional yang diwarnai perpisahan sejumlah pemain Los Blancos. Selain itu, konfrontasi politik di jajaran petinggi klub juga memanas.

>>> Girona dan Mallorca Degradasi dari LaLiga Spanyol

Hasil ini menegaskan akhir dari musim yang dinilai buruk bagi Real Madrid. Mereka hanya mampu memperjuangkan harga diri di laga-laga terakhir.

Persaingan Politik di Balik Pertandingan

Di luar lapangan, perhatian publik terpecah oleh kehadiran Presiden Real Madrid Florentino Perez di tribun kehormatan. Penantangnya, Enrique Riquelme, memantau laga dari area penonton biasa.

Persaingan kedua tokoh tersebut di pemilu klub mendatang menjadi sorotan utama. Pertemuan mereka di bilik suara diprediksi menentukan kelanjutan kepemimpinan atau potensi perubahan struktural di manajemen Real Madrid.

Momen Perpisahan yang Mengharukan

Laga ini juga diwarnai penghormatan untuk Dani Carvajal. Ia menerima bentangan mosaik raksasa dari para pendukung sebelum sepak mula.

>>> Real Madrid Tekuk Athletic Bilbao 4-2 di Laga Pamungkas La Liga

Bek didikan akademi tersebut tampak emosional merespons apresiasi publik.

David Alaba juga mendapat penghormatan saat digantikan di babak kedua di hadapan tribune yang dipenuhi replika kursi plastik ikonik.

Momen perpisahan juga dirasakan Alvaro Arbeloa yang merayakan gol ketiga bersama Kylian Mbappe. Dani Ceballos masuk sebagai pemain pengganti untuk melakoni laga terakhirnya.

>>> RCD Espanyol Gagal Amankan Tiket Kompetisi Eropa Usai Imbangi Real Sociedad

Jurnalis Mario Calderon dari Mundo Deportivo melaporkan bahwa jalannya pertandingan menjadi hal sekunder. Banyaknya kisah perpisahan dan dinamika internal yang melingkupi Real Madrid lebih mendominasi.