"Kita juga pengin tahu masalah internal di Persis Solo.

Masalah manajemen yang dari awal bobrok, yang tahunya tentang industri tapi tidak tahu tentang sepakbola, kenapa masih dipertahankan," ucapnya.

>>> 5 Pemain Manchester United Berpotensi Hengkang Musim Panas 2026

Pihak suporter juga menagih janji Direktur Utama Persis Solo yang sebelumnya menyatakan bakal melakukan pembenahan total di tubuh manajemen.

Djodi pun melayangkan undangan terbuka kepada jajaran pemilik dan direksi untuk memberikan penjelasan langsung.

"Untuk Dirut, kemarin bilang mau bersih-bersih atau memperbaiki kondisi manajemen. Tapi sampai detik ini, kami juga belum tahu memperbaiki dan bersih-bersihnya seperti apa.

Saya mengundang semua Owner dan Dirut, pertanggungjawaban kalian semua kepada teman suporter besok Senin," imbuhnya.

Tanggapan Wali Kota Solo

Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan apresiasi atas kerja keras skuad Laskar Sambernyawa yang tetap berjuang meraih tiga poin di laga terakhir.

Respati menilai performa di lapangan sudah maksimal namun faktor keberuntungan belum berpihak kepada Persis Solo.

"Kita melihat perjuangan sudah pemain luar biasa, tapi memang belum ke arah kita, keberuntungan belum ke arah kita.

Ini benar-benar menjadi keprihatinan bersama, kita evaluasi ke depan," kata Respati.

Sebagai bagian dari pendukung Persis Solo, Respati berharap momentum pahit ini dijadikan bahan evaluasi menyeluruh agar jajaran klub segera berbenah.

Ia menegaskan target bahwa Persis Solo tidak boleh berlama-lama di kasta kedua.

"Saya harap ke depan lebih baik. Pembelajaran ini jadi pelajaran kita bersama.

>>> Veda Ega Pratama Siap Tebus Kegagalan COTA pada Balapan Moto3 Jerez Spanyol

Cukup satu kali saja kita di Liga 2, berikutnya harus juara di liga utama. Harus berbenah semua," ujarnya.