"Saya berusaha, di setiap bola dan setiap pertandingan, untuk memberikan yang terbaik dari diri saya, untuk mencoba meningkatkan setiap bola yang saya miliki, untuk menjadi teladan," katanya.

Ia menepis rumor kepindahan dan menyatakan kebahagiaannya di PSG. "Saya akan 100% hadir musim depan," tegasnya.

Pujian Luis Enrique untuk Arteta

Pelatih PSG, Luis Enrique, memuji manajer Arsenal, Mikel Arteta. Ia menilai Arsenal memiliki organisasi permainan tanpa bola terbaik di dunia.

"Saya pikir mereka pantas memenangkan liga - mereka telah menjalani musim yang brilian," kata Enrique seperti dilansir dari Goal.

Enrique menyebut final ini ideal melihat statistik dan perkembangan Arsenal. "Kami sudah pernah bermain melawan tim Arsenal ini, jadi kami tahu kemampuan mereka.

Tanpa bola, mereka adalah tim terbaik di dunia, dan dengan bola mereka bisa mencetak banyak gol. Itu adalah kombinasi yang luar biasa bagi mereka," imbuhnya.

Ia menaruh perhatian pada kepemimpinan Arteta yang menanamkan mentalitas juara. "Masuk akal jika kami menghadapi mereka di final," tambah Enrique.

Enrique memprediksi laga pamungkas menyajikan duel taktik tingkat tinggi. "Kita bisa menantikan final yang benar-benar hebat.

Jika Anda melihat statistik Arsenal, Anda dapat melihat bahwa Mikel Arteta adalah seorang pemimpin sebagai manajer, yang telah menanamkan mentalitas juara dalam tim," imbuhnya.

Pertandingan ini menjadi kesempatan Arsenal membalas kekalahan dari PSG di semifinal musim 2024/2025 dengan agregat 1-3.

"Mereka telah berkembang selama beberapa musim terakhir; mereka menyukai penguasaan bola, tetapi mereka adalah tim terbaik di Eropa tanpa penguasaan bola," imbuh Enrique.

Meski memuji lawan, Enrique lebih fokus pada persiapan internal tim. "Hal terpenting bagi kami adalah lebih fokus pada diri sendiri dan kurang fokus pada lawan," imbuhnya.

>>> Ajax Amsterdam Bidik Marc-Andre ter Stegen Atasi Krisis Kiper

Berdasarkan prediksi UEFA, PSG akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan Donnarumma, Dembele, Ramos, dan Barcola. Arsenal diprediksi dengan formasi serupa: Raya, Saka, Jesus, dan Martinelli.