Perubahan Regulasi Mesin F1 2027 Picu Perbedaan Pendapat
Ia menambahkan bahwa meskipun regulasi baru ini mungkin belum sempurna, langkah ini sudah menuju ke arah yang benar.
"Maybe it's not the perfect world that we all want, but it certainly will be in the correct direction, I would say."
Rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, turut memberikan pandangan serupa. "It's a step in the right direction.
But it's not fixed."
Pembalap Mercedes George Russell setuju bahwa pengurangan efek kehilangan tenaga di trek lurus akan membawa dampak positif.
"The engine shouldn't lose power as you go down the straight, which you think is correct and the right thing to do."
Namun, Russell mengaku belum bisa memprediksi secara pasti bagaimana perubahan teknis ini akan memengaruhi dinamika balapan secara keseluruhan.
"How it's going to impact racing I don't know."
Sementara itu, pembalap Ferrari Charles Leclerc mengingatkan agar seluruh pihak berhati-hati terhadap konsekuensi kompetitif.
"To find something that makes sense for everybody and that is fair for everybody is a lot more complex than what we initially thought."
Leclerc mengakui bahwa merumuskan kesepakatan yang adil bagi seluruh pabrikan akan menjadi tugas yang sangat menantang.
"So that's why I think it's going to be tricky to find something that is good for everybody.
But I know everybody is working towards that."
Pembalap Ferrari lainnya, Carlos Sainz, meminta otoritas tertinggi balapan untuk bertindak tegas menghadapi tekanan politik dari para manufaktur.
"Unfortunately, like always in this sport there will be politics involved and different interests involved across the main manufacturers that will push back and push forward depending on what they're looking for."
Sainz berharap FIA dan FOM tetap teguh pada keputusan yang dinilai paling baik demi kemajuan olahraga Formula 1.
"That's why if anything, from here, I can just ask the FIA and FOM to be tough with what they believe is the right thing for the sport."
>>> Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Super League 2025-2026
CEO F1 Stefano Domenicali bersama petinggi FIA dijadwalkan melangsungkan pertemuan lanjutan dengan para produsen mesin di Montreal sepanjang akhir pekan ini guna mencari jalan keluar.
Update Terbaru
Sergino Dest Buka Peluang Kembali ke Barcelona
Sabtu / 23-05-2026, 01:33 WIB
Jadwal La Liga: Barcelona vs Celta Vigo 23 April 2026
Sabtu / 23-05-2026, 01:33 WIB
BMW Z/Z Concept: Roadster Listrik Modular dengan Tiga Konfigurasi
Sabtu / 23-05-2026, 01:18 WIB
Dino Tommasi Beri Debut Wasit Muda Mario Perri di Laga Fiorentina vs Atalanta
Sabtu / 23-05-2026, 01:08 WIB
Xiaomi Luncurkan Xiaomi 17 Max dengan Baterai 8.000mAh dan Kamera Leica 200MP
Sabtu / 23-05-2026, 00:43 WIB
Netmarble Rilis Update Besar Rayakan Hari Jadi ke-7 7DS Grand Cross
Sabtu / 23-05-2026, 00:40 WIB
FIA Ubah Regulasi Mesin F1 untuk Pertahankan Pembalap Bintang
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Trabzonspor dan Konyaspor Berebut Trofi Piala Turki 2026
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Insinyur Kepala Lexus ES Akui Tak Suka SUV Mendominasi Pasar
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Fatih Tekke Pastikan Trabzonspor Tampil Maksimal di Final Piala Turki
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Djurgarden Hadapi Brommapojkarna di Allsvenskan Pekan Ini
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Fiorentina vs Atalanta: Laga Penutup Serie A dengan Pengamanan Ketat
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Ajax Amsterdam Kalahkan Groningen, Lolos ke Final Playoff Eropa
Sabtu / 23-05-2026, 00:24 WIB
Viggo Bjorck Melesat ke Peringkat Empat Craig List Versi TSN
Sabtu / 23-05-2026, 00:23 WIB






