Ayao Komatsu Bantah Rumor Keretakan Hubungan dengan Esteban Ocon
How is that journalism?" katanya.
Ia mengingat kembali impian masa kecilnya menjadi jurnalis investigasi yang menjunjung tinggi kejujuran data.
"So when I read things [like this] it's like 'fucking hell, are you not embarrassed about what you're writing?'"
Komatsu memastikan bahwa seluruh narasi pertengkaran yang ditulis di internet murni karangan bebas oknum penulis. "Any media that runs that kind of bullshit story loses credibility," tegasnya.
Klarifikasi Esteban Ocon
Sebelum sesi Komatsu, Esteban Ocon sudah memberikan klarifikasi kepada awak media di Montreal. Ia meluapkan keheranannya dengan menyebut rumor tersebut "complete bullshit".
Ocon menambahkan adanya kejanggalan dalam artikel, termasuk kesalahan penulisan nama depan bosnya menjadi Ryo Komatsu.
"The article I saw was calling him 'Ryo Komatsu', which is quite funny," ujarnya.
Pembalap asal Prancis itu menegaskan komitmen penuhnya untuk menyelesaikan kontrak bersama Haas hingga akhir musim.
Ia menjelaskan alasan bergabung dengan Haas karena faktor kedekatan personal dan profesional dengan Komatsu.
"I came to this team for the reason that I know Ayao since so long. I've got a great relationship with him," kata Ocon.
Ocon mengakui ada pertemuan evaluasi internal pasca-balapan di Miami, namun agenda tersebut berjalan normal untuk membahas performa mobil.
"It was just a normal conversation!" tegasnya.
Ia mengutuk keras tindakan intimidasi digital lewat narasi palsu yang dinilai sudah mengarah pada perundungan siber.
"When it gets so big, it's almost like bullying in a way," ujarnya.
Ocon berseloroh ingin menemui langsung oknum pembuat berita tersebut.
"I don't know who's fabricating this, but I better not see this guy - because he's going to get a big one!"
katanya.
Ia terpaksa membuka suara karena gosip ini telah mengganggu ketenangan psikologis keluarga serta para sponsor.
"It's disappointing to see that you can make such damage to a reputation of a driver in two or three days - while there's nothing founded," ucapnya.
Saat ini Ocon baru mengoleksi 1 poin dibandingkan rekan setimnya Oliver Bearman yang telah membukukan belasan poin. Ocon berdalih ketertinggalan poin lebih disebabkan faktor ketidakberuntungan strategi Safety Car.
"The safety cars, is the full-stop reason. I would have scored over 10 points easily in China and in Australia," jelasnya.
>>> UBL Nasional Season 1: Panggung Pembuktian Atlet Tinju Mahasiswa
Ia tetap optimistis tren positif akan segera kembali seiring perbaikan performa kendaraan.
Update Terbaru
Dino Tommasi Beri Debut Wasit Muda Mario Perri di Laga Fiorentina vs Atalanta
Sabtu / 23-05-2026, 01:08 WIB
Xiaomi Luncurkan Xiaomi 17 Max dengan Baterai 8.000mAh dan Kamera Leica 200MP
Sabtu / 23-05-2026, 00:43 WIB
Netmarble Rilis Update Besar Rayakan Hari Jadi ke-7 7DS Grand Cross
Sabtu / 23-05-2026, 00:40 WIB
FIA Ubah Regulasi Mesin F1 untuk Pertahankan Pembalap Bintang
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Trabzonspor dan Konyaspor Berebut Trofi Piala Turki 2026
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Insinyur Kepala Lexus ES Akui Tak Suka SUV Mendominasi Pasar
Sabtu / 23-05-2026, 00:38 WIB
Fatih Tekke Pastikan Trabzonspor Tampil Maksimal di Final Piala Turki
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Djurgarden Hadapi Brommapojkarna di Allsvenskan Pekan Ini
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Fiorentina vs Atalanta: Laga Penutup Serie A dengan Pengamanan Ketat
Sabtu / 23-05-2026, 00:33 WIB
Ajax Amsterdam Kalahkan Groningen, Lolos ke Final Playoff Eropa
Sabtu / 23-05-2026, 00:24 WIB
Viggo Bjorck Melesat ke Peringkat Empat Craig List Versi TSN
Sabtu / 23-05-2026, 00:23 WIB
FC Rapid 1923 Incar Mohammed Kamara dari CFR Cluj
Sabtu / 23-05-2026, 00:23 WIB
Final Piala Turki: Trabzonspor vs Konyaspor di Antalya
Sabtu / 23-05-2026, 00:23 WIB
Happy Asmara Goyang Panggung Jogja Financial Festival dengan 'Ngopi Maszeh'
Sabtu / 23-05-2026, 00:18 WIB






