Haas sengaja menunda pengenalan komponen baru di Miami agar memiliki waktu pengembangan lebih matang.

"Whether it's going to translate into substantial performance or not, we have to see," kata Komatsu.

Keputusan akhir mengenai efektivitas pembaruan baru bisa diambil setelah melihat data riil di lintasan.

"We didn't feel we had a good enough package to bring it to Miami, but that extra week brought us time to develop further.

We'll see tomorrow," tambahnya.

Kekecewaan terhadap Jurnalis Prancis

Komatsu juga mengungkapkan kekecewaan terhadap jurnalis asal Prancis yang ikut menyebarkan isu tanpa memeriksa kebenaran. Ia menilai tindakan mereplikasi berita tanpa sumber jelas hanya membuang waktu.

"F****** hell, is that journalism?" ujar Komatsu.

Ia heran mengapa jurnalis dari negara asal Ocon justru mencoba menjatuhkan reputasi pembalap mereka sendiri.

Kabar miring ini awalnya terdeteksi dari situs web berbahasa Jepang yang berspekulasi tentang ketertarikan Haas memboyong pembalap lain.

Nama Jack Doohan juga disebut sebagai kandidat pengganti potensial.

Komatsu menduga kesalahan penerjemahan artikel dari bahasa Jepang ke bahasa lain turut memperkeruh penyebaran rumor. Ia menegaskan tidak pernah memberikan pernyataan yang memicu asumsi keretakan hubungan.

"I don't know if this journalist was quoted, but I have no idea. No foundation whatsoever.

Absolute bullshit," kata Komatsu.

>>> Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Super League 2025-2026

Menurutnya, tidak ada satu pun jurnalis senior di paddock yang pernah mendengar pernyataan langsung darinya mengenai pemecatan Ocon.

"Has any of you heard me saying anything like that? It's incredible," ujarnya.

Komatsu menyoroti bagaimana media-media kecil saling mengutip tanpa mempedulikan kebenaran primer. "Because nobody checks the source, then everybody just lies on top of it.