Viral Penumpang Jaklingko Ditampar dan Ditendang Perempuan Misterius di Ulujami

Seorang perempuan mengaku menjadi korban penganiayaan saat menaiki Jaklingko rute 49 jurusan Lebak Bulus-Cipulir pada Kamis, 21 Mei 2026 pagi.

Kejadian itu dibagikan melalui akun Threads @bb.rainy dan langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Menurut pengakuan korban, insiden terjadi sekitar pukul 10.20 WIB ketika kendaraan melintas di kawasan kolong tol Ulujami.

Korban menyebut dirinya tiba-tiba ditampar dan ditendang oleh seorang penumpang perempuan tanpa pemicu yang jelas.

"Aku mengalami tindak penganiayaan ditampar dan ditendang tanpa sebab oleh perempuan ini. Aku udah lapor dan visum," tulis korban dalam unggahannya.

Video yang beredar memperlihatkan perempuan berbaju ungu diduga sebagai pelaku masih berada di dalam kendaraan setelah keributan terjadi.

Dalam rekaman itu, perempuan tersebut terlihat membantah telah memukul korban. Ia justru menuding korban lebih dulu melakukan kekerasan.

Beberapa penumpang lain yang berada di lokasi terdengar membela korban dan membantah tuduhan tersebut.

Situasi di dalam Jaklingko sempat memanas ketika sopir meminta perempuan itu turun dari kendaraan. Namun, ia disebut sempat menolak.

Korban kemudian berupaya menahan perempuan tersebut karena ingin membawanya ke kantor polisi. Saat itulah korban mengaku kembali mendapat serangan.

"Saya sudah ditampar dua kali dan ditendang," tulis korban dalam unggahan lain yang turut menyinggung penanganan pihak transportasi.

Korban mengaku sempat meminta diantar ke kantor polisi, tetapi permintaan itu tidak dipenuhi. Ia akhirnya pergi sendiri dalam kondisi syok.

>>> PO Bus Doa Ibu Milik Eks Wali Kota Tasikmalaya, Viral usai Respons CS soal Sopir Merokok

Usai kejadian, korban menjalani visum dan membuat laporan kepolisian.

Belakangan, korban juga menghubungi ketua RT tempat tinggal perempuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, perempuan itu diduga mengalami gangguan kejiwaan dan belum kembali ke rumah sejak peristiwa tersebut.

"Saat ini Pak RT sedang berkoordinasi dengan keluarga pelaku dan rencana akan dibawa ke Dinsos DKI Jakarta," tulis korban.

Video keributan di dalam Jaklingko itu kini terus beredar luas dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.