Viral di Podcast

Permasalahan ini mencuat ke publik setelah Ratu Sofya membicarakan pengalaman syutingnya dalam sebuah podcast hingga viral di media sosial.

"Podcast-nya lumayan viral bahwa dia menyebut tidak nyaman dan tidak disediakan body double. Itu bertentangan dengan fakta di lokasi," ujar Reza.

Pihak rumah produksi juga meluruskan tuduhan mengenai ketiadaan pemeran pengganti. Putri, perwakilan tim produksi, mengatakan bahwa Ratu Sofya sendiri yang menolak menggunakan body double.

"Dia enggak pernah mau pakai karena dia bilang, 'aku bisa kalau cuma kayak gitu aja'," kata Putri.

>>> BTS Umumkan Detail Tur Dunia Arirang di Asia dan Australia

Perubahan Sikap

Reza menengarai perubahan sikap Ratu Sofya terjadi setelah sang aktris menjalin hubungan asmara dengan seseorang di luar lingkungan produksi.

"Di lokasi syuting sangat fun, tapi di podcast beda lagi ketika kamu sudah menjalin hubungan sama seseorang itulah," ujar Reza.

Langkah Hukum

Kuasa hukum HAS Pictures, Takwa, menyatakan telah memeriksa sejumlah saksi dan meneliti dokumen kontrak kerja.

Menurut tim hukum, kelalaian dalam mengunggah materi promosi di media sosial pribadi telah menimbulkan kerugian nyata bagi investor film.

Upaya mediasi sebelumnya telah dilakukan dengan mengundang pihak Ratu Sofya beserta kuasa hukumnya, namun tidak membuahkan kesepakatan.

"Maka perusahaan ini tentu melakukan langkah somasi dan sekaligus mengundang untuk pertemuan. Pada saat pertemuan dihadiri kuasa hukumnya, tidak ada solusi lain," kata Takwa.

Manajemen menuntut agar sang aktris segera memenuhi poin-poin kontrak promosi yang jadwalnya telah diserahkan resmi.

"Artinya kita menuntut kepada artis ini, Safira Ratu Sofya, untuk melakukan promosinya segera dan seketika," pungkas Takwa.