BYD mulai mengubah langkah bisnisnya di pasar otomotif nasional. Setelah cukup agresif menghadirkan mobil listrik murni, pabrikan asal China itu kini membawa BYD M6 DM sebagai model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama untuk Indonesia.

Kemunculan model tersebut langsung memancing perhatian, terutama setelah muncul kabar soal harga yang disebut berada di rentang Rp310 juta hingga Rp390 juta.

Informasi itu ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Varian tertinggi disebut menyentuh Rp390 juta, sedangkan tipe awal dikabarkan dibuka mulai kisaran Rp310 jutaan.

PT BYD Motor Indonesia belum mengonfirmasi angka tersebut sebagai harga resmi.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perusahaan sampai saat ini belum merilis banderol final BYD M6 DM ke publik.

>>> Lego Luncurkan BMW E30 M3 Speed Champions Seharga $30

“Terkait informasi yang berada di media sosial tentang harga pre-booking. Jadi melalui ini secara official sebenarnya BYD Indonesia belum menyampaikan ke publik harga kendaraan BYD M6 DM,” kata Luther.

Meski belum menetapkan harga resmi, BYD juga tidak menepis sepenuhnya nominal yang telanjur beredar.

Perusahaan menjelaskan tingginya minat konsumen setelah pengenalan teknologi Dual Mode membuat banyak calon pembeli mulai mendatangi dealer untuk mencari informasi hingga melakukan pemesanan awal.

Kondisi itu membuat BYD memberikan estimasi harga sementara kepada jaringan penjualan sebagai acuan di lapangan.

“Namun, itu bukanlah official harga yang akan BYD keluarkan secara resmi. Namun, itu hanya merupakan indication price yang kami sampaikan kepada jaringan penjualan sebagai acuan,” ujarnya.

BYD juga memberi isyarat bahwa harga final nantinya kemungkinan tidak akan berbeda jauh dari angka estimasi yang sudah terlanjur beredar.