"Masuk akal jika kami menghadapi mereka di final. Kami bisa menantikan final yang benar-benar hebat," imbuh Enrique.

Mantan pelatih Barcelona tersebut menyoroti perkembangan masif Arsenal yang tidak lepas dari peran penting Mikel Arteta.

"Ketika melihat statistik Arsenal, Anda bisa melihat bahwa Mikel Arteta adalah sosok pemimpin sebagai pelatih yang menanamkan mentalitas juara ke dalam tim," ujar Luis Enrique.

>>> Bart van Rooij Masuk Nominasi Bek Kanan Terbaik Eredivisie

Menurutnya, keunggulan dalam penguasaan bola dan organisasi pertahanan yang solid merupakan elemen utama yang membawa Arsenal melangkah sejauh ini.

"Mereka terus berkembang selama beberapa musim terakhir; mereka mencintai penguasaan bola, tetapi tanpa bola mereka adalah tim terbaik di Eropa."

Catatan impresif di kompetisi domestik dan Eropa di bawah asuhan Arteta menjadi bukti kelayakan Arsenal.

"Mereka memenangkan Premier League dan mencapai final Liga Champions tahun ini setelah mencapai semifinal musim lalu.

Mereka pantas berada di sana, dan Arteta menanamkan semangat kompetitif kepada para pemainnya," sambung dia.

Kesiapan PSG Hadapi Final

Di sisi lain, PSG melangkah ke final secara dramatis setelah menyingkirkan Bayern Munchen dengan keunggulan agregat 6-5 pada babak semifinal.

Fokus internal menjadi prioritas utama Enrique ketimbang terlalu larut menganalisis kekuatan taktik Arsenal.

"Hal terpenting bagi kami adalah lebih fokus pada diri sendiri dan tidak terlalu memikirkan lawan. Itulah yang akan terus kami lakukan," katanya.

Ia mengakui tingginya standar kompetisi menuntut fleksibilitas taktik. Hal itu berkaca dari pengalaman menyulitkan saat menghadapi dominasi permainan Bayern Munchen pada babak sebelumnya.

"Kita berbicara tentang kompetisi klub terbaik di Eropa, jadi tentu ada unsur adaptasi karena standarnya sangat tinggi."

Kendati demikian, Enrique tetap menyuarakan rasa optimisme terhadap kapasitas skuadnya untuk mempertahankan trofi juara Liga Champions musim ini.

"Bayern, misalnya, adalah tim yang sangat suka menguasai bola, jadi kami harus beradaptasi.

Namun saya pikir kami juga berhasil meningkatkan level permainan kami dan bangga bisa kembali ke final," imbuh dia.

Menjelang laga krusial tersebut, tim medis PSG masih terus memantau perkembangan cedera betis penyerang Ousmane Dembele.

>>> FC Volendam Kalahkan Willem II di Leg Pertama Play-off Eredivisie

Sementara itu, bek sayap Achraf Hakimi diprediksi segera kembali berlatih pascapemulihan cedera paha.