Di sisi lain, Luquinhas tidak memungkiri kekagumannya terhadap PSS Sleman. Ia menilai klub Super Elang Jawa itu adalah klub besar dengan atmosfer pertandingan luar biasa.

>>> Shakhtar Donetsk Perpanjang Kontrak Lassina Traore hingga 2031

Pemain bernomor punggung 10 di PSBS ini juga mengaku sangat menikmati suasana Yogyakarta. Keluarganya pun merasa nyaman selama tinggal di Kota Gudeg tersebut.

“Ya, Kota Jogja itu luar biasa. Saya sangat senang berada di sini.

Keluarga saya juga suka, jadi saya merasa seperti di rumah sendiri,” ungkap Luquinhas.

“PSS adalah tim yang luar biasa. Saya pernah ke sana menonton beberapa pertandingan.

Mereka punya suporter yang menyenangkan. Atmosfer di sana luar biasa.

Saya juga punya beberapa teman di sana. Mereka adalah klub yang tepat dengan orang-orang yang tepat,” pujinya.

Absen Akibat Akumulasi Kartu

Luquinhas dipastikan absen saat PSBS menghadapi Bhayangkara FC pada laga pekan terakhir BRI Super League.

Pertandingan akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Pemain dengan tinggi 175 cm itu harus menepi karena hukuman akumulasi kartu kuning. Kehilangan Luquinhas menjadi kerugian bagi PSBS mengingat kontribusinya sepanjang musim.

“Ya, pertandingannya menurut saya akan sulit tetapi saya tidak akan bermain karena saya terkena akumulasi kartu kuning,” ucap Luquinhas.

“Tetapi saya berharap anak-anak muda menikmati pertandingannya. Mereka menunjukkan kemampuan mereka.

>>> Ajax vs Groningen: Perebutan Tiket Eropa di Play-off Eredivisie

Dan kami memainkan permainan yang bagus. Saya akan mendukung dan menyemangati,” tutup Luquinhas.