"Rencana kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun fondasi Enterprise AI Indonesia yang lebih mandiri, secure, dan scalable," ujar Domy K Santoso, Direktur PT Primacom Interbuana.

Pihak Primacom menilai integrasi langsung ke sistem operasional internal menjadi poin krusial yang dibutuhkan sektor industri saat ini.

"Bersama Axioo, kami ingin menghadirkan solusi AI yang benar-benar enterprise-ready dan dibangun untuk kebutuhan industri Indonesia," sambung Domy.

Untuk mendukung performa komputasi skala besar, Axioo memperkenalkan lini hardware yang terdiri dari AI PC, AI Workstation, hingga AI Server.

>>> General Sale The Weeknd Jakarta Dibuka, 18 Ribu Orang Antre

Infrastruktur ini didukung oleh teknologi unit pemroses grafis (GPU) terbaru, termasuk AMD Instinct™ MI350X Series GPU yang dioptimalkan untuk AI training serta inference pada pusat data modern.

"Adopsi AI yang kian meningkat pesat di kalangan enterprise di Indonesia mendorong kebutuhan infrastruktur yang menunjang dan memiliki performa tinggi," ungkap Alexey Navolokin, General Manager APAC, AMD.

Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital global dengan penyediaan ekosistem perangkat lunak yang bersifat terbuka.

"AMD bangga berkolaborasi dengan Axioo dalam menghadirkan solusi AI generasi berikutnya melalui portofolio teknologi AI AMD yang luas, termasuk GPU AMD Instinct dan ekosistem open software," tambah Alexey.

Teknologi canggih ini ditargetkan untuk dapat diakses secara lebih luas oleh korporasi, lembaga pendidikan, hingga instansi pemerintahan di seluruh Indonesia.

"Dengan tujuan yang sama, kami membantu organisasi mempercepat inovasi dan transformasi digital, sekaligus membuat teknologi AI canggih lebih mudah diakses di seluruh Indonesia," lanjut Alexey.

Ekosistem baru ini memanfaatkan jaringan distribusi nasional dan fasilitas manufaktur dalam negeri milik Axioo untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi berbasis AI.

"Kami percaya masa depan AI tidak hanya dimiliki oleh perusahaan global," jelas Michael Sugiarto.

Langkah ini ditujukan agar sektor industri domestik mampu mengelola operasional secara mandiri tanpa ketergantungan penuh pada platform luar negeri.

"Indonesia juga harus memiliki kapabilitas, infrastruktur, dan platform AI sendiri yang dibangun untuk kebutuhan lokal," lanjut Michael.

Transformasi bisnis ini memantapkan posisi perusahaan dari produsen perangkat keras menjadi penyedia solusi teknologi dan kecerdasan buatan.

"Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam era AI economy," pungkas Michael.

>>> Anak-Anak Gambar Kumis Palsu untuk Kelabui Verifikasi Usia Online

Implementasi platform kedaulatan data ini mulai dijalankan melalui integrasi sistem komputasi berperforma tinggi pada infrastruktur jaringan yang dikelola oleh Primacom.