San Antonio Spurs Kalahkan Oklahoma City Thunder di Game 1 Final Wilayah Barat
San Antonio Spurs berhasil mengalahkan tuan rumah Oklahoma City Thunder pada Game 1 Final Wilayah Barat NBA di Paycom Center, Selasa waktu setempat.
Kemenangan mengejutkan ini dipimpin oleh performa luar biasa dari bintang muda mereka, Victor Wembanyama.
>>> Kondisi Alex Marquez dan Johann Zarco Membaik Pascakecelakaan MotoGP Catalunya
Pertandingan pembuka ini mencetak rekor sebagai Game 1 Final Wilayah Barat yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah.
Keberhasilan Spurs mencuri kemenangan di kandang lawan langsung menjadi pusat perhatian pencinta basket dunia.
Victor Wembanyama tampil mendominasi selama 48 menit dan 42 detik laga berjalan dengan mencetak 41 poin, 24 rebound, 3 blok, dan 3 assist.
Pebasket berusia 22 tahun tersebut melepaskan 14 dari 25 tembakan lapangan serta memasukkan 12 dari 13 lemparan bebas.
Pertandingan berlangsung ketat hingga babak double overtime setelah tembakan tiga angka jarak jauh Wembanyama menyamakan kedudukan saat waktu tersisa 28 detik di babak overtime pertama.
Aksi penyelamatan tersebut disusul dengan dua dunk beruntun di akhir laga yang mengunci kemenangan San Antonio Spurs.
Performa luar biasa pebasket asal Prancis itu langsung memicu reaksi luas di media sosial, termasuk di China.
Netizen di sana mengaitkan ketahanan mental dan fisik sang pemain dengan program latihan yang pernah dijalaninya di Asia pada tahun lalu.
>>> Colorado Rapids Ubah Susunan Pemain Hadapi San Jose Earthquakes
"He really learned something at the Shaolin Temple," ujar salah satu fans asal China seperti dikutip dari scmp.
com.
Catatan dari scmp.
com menunjukkan bahwa Wembanyama memang sempat menghabiskan waktu selama 10 hari bersama para biksu di Kuil Shaolin, China, pada Juni lalu.
Di sana, ia mempelajari kung fu dan meditasi yang berfokus pada sistem filosofi untuk melatih konsentrasi dan keseimbangan tubuh.
Kekalahan ini menjadi tamparan bagi Oklahoma City Thunder yang sepanjang musim ini tampil dominan berkat sistem permainan yang mendalam.
Bintang utama mereka, Shai Gilgeous-Alexander, sempat kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya sepanjang pertandingan leg pertama tersebut.
Pengamat olahraga Pierre Andresen melalui laporan nbcsports. com memperkirakan bahwa performa berbeda akan tersaji pada pertandingan berikutnya.
>>> Mohamed Salah Pastikan Tinggalkan Liverpool Akhir Musim, Laga Lawan Brentford Jadi Perpisahan
Gilgeous-Alexander diprediksi tampil habis-habisan untuk membawa Thunder bangkit dan mencetak lebih dari 28,5 poin pada Game 2 melawan San Antonio Spurs.
Update Terbaru
New York Knicks Catat Comeback Terbesar di Postseason, Kalahkan Cavaliers
Kamis / 21-05-2026, 15:04 WIB
Tren PHK akibat AI Masih Berlanjut, Meta Rumahkan 8.000 Pegawai
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Raffi Ahmad Bantah Tudingan Irfan Hakim Manfaatkan Kekayaannya
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Kolega Bantah Amitabh Bachchan Rawat Inap, Klarifikasi Pemeriksaan Rutin
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini: Captain Phillips dan Stratton
Kamis / 21-05-2026, 14:59 WIB
Carlos Miguel Bela Kualitas Palmeiras Usai Kalah dari Cerro Porteno
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Aptrindo Usulkan Jalan Tengah untuk Kebijakan Zero ODOL 2027
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Jadwal MPL ID S17 Pekan 9: Tujuh Tim Berebut Tiket Playoff
Kamis / 21-05-2026, 14:55 WIB
ShopeePay Bebaskan Biaya Admin untuk Kirim Uang dan Tarik Tunai
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Obsesi Catur Online dan Begadang Antar Emery Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Jadon Sancho Ukir Rekor Spesial Usai Bawa Aston Villa Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
Borussia Monchengladbach Cukur SC Spelle-Venhaus Enam Gol dalam Laga Uji Coba
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Resmi Hadirkan Teknologi Plug-In Hybrid DM G.A.S.S di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Gelar Festival Teknologi Elektrifikasi Gratis di GBK Senayan
Kamis / 21-05-2026, 14:49 WIB






