Meta Tambah Fitur Keamanan Iklan di Threads, Pengiklan Bisa Blokir Konten Sensitif
Meta resmi meluncurkan fitur keamanan iklan baru di Threads. Pembaruan ini memberikan kendali lebih besar kepada pengiklan untuk memblokir konten sensitif.
Fitur ini memungkinkan pengiklan bekerja sama dengan mitra keamanan pihak ketiga.
>>> Edifier Luncurkan Headphone Auro Ace dengan Layar Lirik Lagu
Mereka dapat menentukan kategori konten yang ingin diblokir agar iklan tidak muncul di samping unggahan yang tidak sesuai dengan citra merek.
Pembaruan tersebut menghadirkan daftar blokir konten pihak ketiga di Threads Feed. Sebelumnya, fitur serupa sudah tersedia di Facebook serta Instagram Feed dan Reels.
Meta menjelaskan, fitur baru ini didukung oleh empat mitra keamanan dan kesesuaian merek. Keempatnya adalah DoubleVerify, Integral Ad Science (IAS), Scope3, dan Zefr.
“Meta senantiasa memberikan lebih banyak kontrol dan transparansi kepada pengiklan atas lingkungan merek mereka di seluruh platformnya,” tulis Meta dalam pengumuman resmi, Rabu (20/5/2026).
Daftar blokir konten dirancang agar pengiklan dapat menghindari penempatan iklan di samping konten yang dinilai tidak sejalan dengan identitas merek.
Fitur ini juga dapat digunakan bersamaan dengan filter inventaris bawaan Meta untuk meningkatkan kontrol keamanan iklan secara lebih personal.
Meta mengklaim lebih dari 99 persen konten yang muncul di samping iklan pada Feed dan Reels di Facebook, Instagram, hingga Threads telah dinilai aman bagi merek.
>>> 30 Kode Redeem FF Terbaru 20 Mei 2026: Klaim 100 Diamond Gratis dan Item Langka
Penilaian tersebut berdasarkan evaluasi independen dari mitra keamanan mereka.
“Lebih dari 99 persen konten yang muncul di samping iklan di Feed tetap aman bagi merek di Facebook, Instagram, dan Threads,” lanjut pernyataan Meta.
Meta juga memperluas kerja sama dengan mitra baru untuk memperkuat sistem verifikasi keamanan iklan di platformnya.
Dalam beberapa bulan ke depan, pengiklan akan dapat menggunakan layanan dari Channel Factory dan Protected by Mediaocean untuk pengelolaan keamanan dan kesesuaian merek.
Langkah ini menjadi strategi penting Meta dalam menjaga kenyamanan pengiklan sekaligus meningkatkan kepercayaan brand terhadap ekosistem iklan digital di Threads yang terus berkembang.
Pengiklan nantinya dapat bekerja langsung dengan mitra pihak ketiga untuk menentukan kategori konten apa saja yang ingin diblokir dari penempatan iklan.
>>> 5 HP Layar AMOLED Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Visual Jernih dan Support NFC
Selain itu, fitur tersebut juga dapat digunakan bersamaan dengan filter inventaris bawaan Meta untuk meningkatkan kontrol keamanan iklan secara lebih personal.
Update Terbaru
Cara Mendapatkan 3 Fitur Unggulan MacBook Pro 2026
Minggu / 05-07-2026, 09:35 WIB
Chicago Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan AS di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
Warga Texas Protes Saudi Aramco soal Polusi di Tengah Sponsor Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
LeBron James Tinggalkan Lakers, Banyak Tim Buru Pemain Bebas
Minggu / 05-07-2026, 09:32 WIB
TNT Sports dan DAZN Luncurkan Seri Tinju Bulanan, Abdullah Mason Jadi Bintang Utama
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB
Prancis Kalahkan Paraguay, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB
Kabar PHK Tokopedia dan TikTok Sampai ke Istana, Said Iqbal Akan Temui Manajemen
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB
Purbaya Bantah Isu Krisis, Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat dan APBN Sehat
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB
Qodari Bela Pengangkatan Komisaris BUMN dari Latar Belakang Beragam
Minggu / 05-07-2026, 09:29 WIB
Pertamina Beri Bantuan Pendidikan untuk Anak-Anak Banyuwangi
Minggu / 05-07-2026, 09:29 WIB
Infografis: Model Alis yang Cocok Sesuai Bentuk Wajah, Jangan Asal Pilih!
Minggu / 05-07-2026, 09:29 WIB
75 Rangkaian Nama Bayi Laki-Laki 3 Kata Islami yang Jarang Dipakai
Minggu / 05-07-2026, 09:21 WIB
Samsung Konfirmasi Kembangkan Galaxy Ring 2, Dukung iPhone?
Minggu / 05-07-2026, 09:21 WIB
MG Kirim 1.000 Unit MGS5 EV ke Konsumen, Harga Promo Diperpanjang
Minggu / 05-07-2026, 09:21 WIB







