"Kami sangat bangga dengan Diggia dan seluruh tim. Ini kemenangan yang luar biasa dan sangat emosional," tutur Rossi.

Pengalaman serupa pernah dirasakan Rossi pada balapan di Austria musim 2020. Saat itu motor pebalap lain melayang hampir mengenainya.

Beruntung, insiden di Catalunya kali ini tidak menyebabkan cedera fatal. "Untung semuanya baik-baik saja, karena trek di sana sempit.

Untung Alex Marquez tidak menghantam tembok dengan sudut yang buruk saat terjatuh. Saya harap dia baik-baik saja," ujar Rossi.

Keteguhan mental seorang atlet balap untuk melanjutkan kompetisi setelah trauma kecelakaan menjadi sorotan. Menurut Rossi, respons spontan pebalap sering mengabaikan rasa takut demi menyelesaikan balapan.

"Pada akhirnya, tidak banyak pilihan. Tidak semudah datang ke paddock lalu berkata, 'Saya takut, saya tidak mau balapan lagi, saya pulang saja'.

Mungkin sebenarnya itu yang seharusnya dilakukan," kata Rossi.

Apresiasi untuk Tim dan Pebalap

Rossi menyebut kemenangan ini sebagai salah satu momen paling berkesan bagi VR46 Racing Team. Ia mengaku sangat bangga dengan Diggia dan seluruh kru yang bekerja keras.

>>> Polri Larang Pelat Nomor di Dashboard, Siap-siap Kena Tilang

Legenda MotoGP itu juga menyoroti ketangguhan mental Diggia yang mampu bangkit setelah insiden mengerikan. Menurutnya, tidak semua pebalap bisa kembali dan tampil dominan seperti yang dilakukan Diggia.