Marketing Director TAM, Bansar Maduma, mengatakan bahwa car culture di Indonesia berawal dari komunitas di titik-titik sederhana seperti kawasan Parkit sejak tahun 1990-an.

“Hari ini kami ingin mengajak pengunjung untuk tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan dan menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” kata Bansar Maduma.

Ia menambahkan bahwa Toyota telah menjadi bagian dari car culture Indonesia selama 55 tahun, terutama bersama GAZOO Racing.

Pengembangan identitas merek ke depan akan difokuskan melalui empat pilar utama: sektor balap, produk kendaraan, aktivitas komunitas, dan strategi komunikasi publik.

Penyelenggaraan acara di kawasan Senayan ini sengaja dipilih untuk membangkitkan kembali memori ruang berkumpulnya para pencinta otomotif yang sudah eksis sejak beberapa dekade lalu.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengatakan bahwa car culture di Indonesia berawal dari komunitas, dari titik-titik sederhana seperti kawasan Parkit yang menjadi tempat berkumpul dan berbagi cerita antar pecinta mobil sejak tahun 1990-an.

"Hari ini kami ingin mengajak semua pengunjung untuk tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan dan menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

>>> Chery Pantau Regulasi Insentif Baterai Nikel Pemerintah

Toyota sendiri telah menjadi bagian dari car culture Indonesia selama 55 tahun, terutama bersama GAZOO Racing, tumbuh bersama komunitas dan terus berupaya menghadirkan kendaraan yang tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga memiliki makna bagi para penggunanya," kata Bansar Maduma.