Kelebihan utama perangkat ini adalah performa CPU paling ekstrem di kelasnya. Ditambah layar Mini LED tanpa tandingan, sistem pendingin anti-throttling, dan konektivitas Thunderbolt 5.

Kekurangannya terletak pada bobot yang meningkat signifikan. Selain itu, GPU RTX 5090 tidak mendapatkan peningkatan TGP dibanding pendahulu.

Asus belum merilis harga resmi dalam Rupiah maupun tanggal ketersediaan di Indonesia. Spesifikasi tinggi menunjukkan laptop ini ditargetkan untuk profesional dan gamer hardcore.

Langkah Asus dalam merilis monster 18 inci ini dinilai mendefinisikan ulang batasan performa perangkat portabel.

>>> Waspada Penipuan KUR Mengatasnamakan BRI, Ini Ciri-Cirinya

Strategi tersebut menandai pergeseran tren baru di industri, di mana peningkatan performa tidak lagi bertumpu pada kartu grafis semata, melainkan pada kemampuan prosesor dalam menangani komputasi kompleks sekaligus meminimalisir bottleneck pada resolusi tinggi.