Itulah yang akan kami bangun ke depannya,” ujar Heurgren.

Pelatih IFK Fjaeraes, Andreé Hoffman, juga memberikan pandangannya. Ia menyoroti awal pertandingan yang sesuai rencana, namun timnya gagal memanfaatkan momentum.

“Kami memulai dengan baik sesuai rencana permainan dan mencetak gol awal dari sepak pojok oleh Jasmin Kinder.

Untuk beberapa alasan, kami tidak memanfaatkan keunggulan tersebut dan membiarkan Landskrona masuk ke permainan.

Mereka menyamakan 1-1 dari lemparan ke dalam, lalu 2-1 dari sepak pojok karena kami terlalu pasif. Di babak kedua, Landskrona hampir tidak pernah melewati garis tengah.

Peluang yang kami ciptakan tidak cukup panas, hingga akhirnya Maja Abrahamsson mencetak gol 2-2. Beberapa saat kemudian, Landskrona mendapat penalti yang membentur tiang.

Tidak banyak peluang setelah itu. Satu poin dibawa pulang.

Kami perlu meningkatkan level permainan yang lebih tinggi dan konsisten, serta lebih agresif di kotak penalti untuk memenangkan pertandingan seperti ini,” kata Hoffman.

Pada laga berikutnya, Landskrona BoIS akan bertandang ke markas Qviding di Valhalla IP pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 13.00.

>>> Manajemen PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta Serukan Pesan Damai

Sementara itu, IFK Fjaeraes dijadwalkan menghadapi Malmo FF Aka pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 14.30.