Respons positif mengenai kembalinya PSS Sleman ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia turut disampaikan oleh Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno.

Ia memberikan ucapan selamat kepada PSS Sleman.

>>> John Herdman Dorong Pesepak Bola Lokal Indonesia Tembus Liga Top Dunia

"Kami congratulations to PSS Sleman yang kembali ke Liga 1. Ayo sama-sama, kan kita sama-sama Yogyakarta.

Dengan Persis Solo kita sudah menjadi benchmark kemarin. Jangan lupakan kemarin kita berpelukan bersama-sama di Mandala Krida," kata Liana Tasno.

Liana Tasno mengingatkan agar seluruh pihak tidak melupakan peristiwa kelam Tragedi Kanjuruhan. Momen tersebut harus dijadikan pelajaran penting untuk menjaga perdamaian yang konsisten.

"Tragedi Kanjuruhan itu jangan dilupakan. Jangan menjadi event yang cuma ya lagi ada begitu terus peluk-pelukan, habis itu lupa.

Enggak boleh begitu. Jadi kita musti benar-benar bersaudara, kita satu bangsa kok, satu negara," sambung Liana Tasno.

Pihak PSIM Yogyakarta berharap nilai-nilai sportivitas serta fair play dalam olahraga dapat terus ditanamkan. Hal ini demi menjaga semangat persaudaraan antarsuporter.

"Kenapa kita musti menjadikan sepak bola ini pemecah? Saya enggak ngerti sih kenapa.

It's sepak bola. Jadi nilai-nilai sepak bola dan nilai-nilai olahraga itu kita tanamkan, fair play, sportivitas.

Kita jagalah Mataram Is Love itu. Benar-benar kita jaga," pungkas Liana Tasno.

Liana Tasno juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak melupakan peristiwa kelam Tragedi Kanjuruhan dan menjadikan momen tersebut sebagai pelajaran penting untuk menjaga perdamaian yang konsisten.

"Tragedi Kanjuruhan itu jangan dilupakan. Jangan menjadi event yang cuma ya lagi ada begitu terus peluk-pelukan, habis itu lupa.

>>> Piala Asia 2027 Jadi Target Besar Timnas Indonesia, PSSI Siapkan Naturalisasi

Enggak boleh begitu. Jadi kita musti benar-benar bersaudara, kita satu bangsa kok, satu negara," sambung Liana Tasno.