Persaingan antara Qualcomm Snapdragon dan MediaTek Dimensity semakin ketat di berbagai segmen smartphone. Harga ponsel Android kelas atas mendatang berpotensi lebih mahal dari generasi sebelumnya.

Pemicunya bukan lagi sekadar kelangkaan RAM dan ruang penyimpanan yang terjadi sejak akhir 2025. Kenaikan ini diproyeksikan akibat lonjakan harga komponen chipset terbaru yang siap rilis tahun ini.

>>> Nubia Neo 5 Series Resmi di Indonesia: HP Gaming 144Hz dengan Cooling Fan

Informasi mengenai kenaikan tarif tersebut bersumber dari bocoran yang beredar di internet. Dikutip dari Selular, Qualcomm kemungkinan mematok harga tinggi untuk produk barunya.

Vendor smartphone harus membayar lebih dari 300 dollar AS (sekitar Rp 5,2 juta) jika ingin menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Biaya tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang meluncur tahun lalu.

Pembocor gadget Abhishek Yadav mengungkapkan bahwa model terdahulu dipatok pada kisaran 240 hingga 280 dollar AS (sekitar Rp 4,2 juta – 4,9 juta).

Dengan demikian, harga Snapdragon 8 Elite Gen 6 mengalami peningkatan sekitar 20 sampai 60 dollar AS (sekitar Rp 351.000 hingga Rp 1 juta).

Kenaikan ini bahkan mencapai dua kali lipat lebih jika dibandingkan Snapdragon Gen 1 yang dahulu seharga 120 dollar AS (sekitar Rp 2,1 juta).

>>> 5 HP Midrange Realme Terbaru 2026: Layar AMOLED hingga Baterai 8000 mAh

Chipset premium Snapdragon 8 Elite Gen 6 kabarnya akan tersedia dalam dua opsi model, yaitu varian standar dan varian Pro.

Model Pro dirancang menggunakan fabrikasi 2 nm yang membawa GPU lebih kencang, RAM kelas atas, serta kapasitas cache yang lebih besar.