Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menyiagakan 2.500 hingga 3.000 personel gabungan untuk mengamankan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat dari ledakan euforia suporter Bobotoh.

Langkah ini diambil menjelang laga krusial Persib Bandung melawan PSM Makassar dalam penentuan gelar juara BRI Super League musim 2025/26.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 19 – 24 Mei 2026

Pengamanan ketat berupa sistem pagar betis diterapkan di lokasi strategis.

Beberapa titik yang diantisipasi antara lain Kawasan Flyover Pasupati, Cikapayang Dago, Taman Balubur, Jalan Ir. H. Djuanda, dan akses jalan protokol pusat kota.

Lokasi-lokasi tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi massa dan acara nonton bareng oleh masyarakat Kota Kembang.

Penebalan jumlah petugas dilakukan demi menghindari potensi gesekan serta gangguan ketertiban di ruang publik.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin menjelaskan bahwa pihaknya akan menggunakan cara yang sama seperti sebelumnya.

"Kami akan melaksanakan pagar betis dan mengimbau kepada masyarakat, terutama yang akan melaksanakan euforia," ujarnya saat dikonfirmasi.

>>> Kemendagri Dorong Perda Larangan Perang Suku di Papua Pegunungan

Skema pengerahan kekuatan penuh ini disamakan dengan pola penanganan pertandingan-pertandingan besar sebelumnya.

"Kami akan menempatkan personel sama dengan yang kemarin, hampir 2.500 sampai 3.000 personel dikerahkan untuk sama-sama mengantisipasi jangan sampai terjadinya keributan seperti di daerah lain.

Alhamdulillah, Bandung kemarin sangat aman," tambah AKBP Asep Saepudin.

Melalui pola pengamanan persuasif namun tegas ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen Bobotoh melakukan selebrasi secara bijak.

Suporter diharapkan dapat menjaga nama baik kota tanpa mengganggu kenyamanan para pengguna jalan lain selama dan setelah laga di Stadion BJ Habibie, Parepare, tersebut berlangsung.

Pengamanan ini berkaca dari insiden yang sempat terjadi di daerah lain, sehingga Polrestabes Bandung menerapkan pola penanganan yang sama dengan pertandingan-pertandingan besar sebelumnya.

>>> Dinas KPKP DKI Jakarta Gencarkan Edukasi Penanganan Hewan Kurban Higienis

AKBP Asep Saepudin menambahkan, "Alhamdulillah, Bandung kemarin sangat aman."