Perusahaan juga berencana memotong jumlah negara operasional tim kecil hingga 30 persen dari total sekitar 60 negara saat ini.

Tekanan bisnis akibat kenaikan harga layanan premium hingga 50 persen beberapa tahun lalu serta stagnasi anggaran SaaS turut memicu restrukturisasi ini, di mana ke depan GitLab akan mengandalkan Duo Agent Platform (DAP).

Konteks tambahan

– – – Teknologi – – GitLab Pangkas Karyawan demi Transformasi Teknologi Kecerdasan Buatan GitLab Pangkas Karyawan demi Transformasi Teknologi Kecerdasan Buatan Alya Rahmawati Published May 17, 2026 - 13:10 3 Reads Last Update May 17, 2026 - 13:10 – WhatsApp – – – Dok.

Freepik/DC Studio Smallest Font Largest Font Perusahaan perangkat lunak GitLab berencana melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah karyawannya sebagai langkah restrukturisasi bisnis untuk bertransformasi menjadi platform utama pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan.

Langkah perampingan organisasi ini diambil bukan semata-mata untuk efisiensi biaya, melainkan dialokasikan kembali untuk investasi infrastruktur teknologi, seperti dilansir dari Tekno.

>>> Google Uji Coba Pembatasan Penyimpanan Gratis Gmail Akun Baru

CEO GitLab, Bill Staples, menjelaskan bahwa kebijakan perampingan tenaga kerja di perusahaannya memiliki fokus yang berbeda jika dibandingkan dengan fenomena pengurangan karyawan massal yang saat ini tengah marak melanda industri teknologi global.