Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya peran komunitas otomotif dalam menjaga persatuan bangsa.

Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya polarisasi sosial yang terjadi di masyarakat.

>>> Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Catalunya: Bezzecchi Masih Puncaki, Martin Mendekat

Komunitas Otomotif sebagai Perekat Sosial

Menurut Bambang Soesatyo, komunitas otomotif memiliki potensi besar sebagai perekat sosial.

Anggota komunitas berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan.

Mereka berkumpul karena hobi dan minat yang sama terhadap dunia otomotif.

Hal ini menciptakan ruang interaksi yang positif dan saling menghargai.

Peran dalam Mengurangi Polarisasi

Bambang Soesatyo menyebut komunitas otomotif dapat menjadi wadah untuk mengurangi polarisasi.

Dalam komunitas, perbedaan tidak menjadi penghalang untuk bersatu.

Kegiatan bersama seperti touring, bakti sosial, dan kopdar memperkuat solidaritas.

Nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong pun terpupuk secara alami.

Dukungan terhadap Program Pemerintah

Komunitas otomotif juga diharapkan mendukung program pemerintah dalam memperkuat persatuan.

Bambang Soesatyo mengajak seluruh komunitas untuk aktif dalam kegiatan sosial.

Misalnya, membantu korban bencana atau mengadakan acara yang melibatkan masyarakat luas.

>>> Alex Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, Kalahkan Pedro Acosta

Dengan demikian, citra positif komunitas otomotif semakin terangkat.

IMI sebagai Payung Organisasi

Sebagai Ketua Dewan Pembina IMI, Bambang Soesatyo berkomitmen membina komunitas otomotif.

IMI menjadi payung bagi berbagai klub dan perkumpulan otomotif di Indonesia.

Organisasi ini mendorong kegiatan yang bermanfaat dan menjunjung tinggi sportivitas.

Bambang Soesatyo berharap IMI dapat menjadi contoh dalam menjaga persatuan.

Harapan untuk Generasi Muda

Bambang Soesatyo juga menyoroti pentingnya melibatkan generasi muda dalam komunitas otomotif.

Anak muda dapat belajar tentang toleransi dan kerja sama melalui kegiatan otomotif.

Mereka juga bisa mengembangkan kreativitas dan keterampilan teknis.

Dengan demikian, komunitas otomotif berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa.

Pernyataan Bambang Soesatyo ini mendapat respons positif dari berbagai pihak.

Banyak yang setuju bahwa hobi otomotif bisa menjadi alat pemersatu yang efektif.

>>> Awas Boros BBM, Ini Jadwal Tepat Mengganti Busi Mobil

Semoga ke depan, komunitas otomotif semakin berperan dalam menjaga keutuhan NKRI.