Arm Prediksi Jumlah Core CPU Server Akan Lampaui GPU di Era AI
CEO Arm, Rene Haas, membuat prediksi mengejutkan tentang masa depan prosesor server.
Ia memperkirakan jumlah core CPU server akan melonjak hingga empat kali lipat.
>>> Google Perluas Ekosistem Android dengan Otomatisasi AI Gemini
Lonjakan ini dipicu oleh kebutuhan komputasi yang sangat besar dari Agentic AI.
Agentic AI Dorong Kebutuhan Core CPU
Agentic AI adalah sistem AI yang dapat bertindak secara otonom untuk mencapai tujuan.
Sistem ini membutuhkan daya komputasi yang jauh lebih besar dibanding AI tradisional.
Menurut Haas, CPU server masa depan harus memiliki lebih banyak core untuk menangani beban kerja tersebut.
Ia bahkan memprediksi jumlah core CPU akan melampaui jumlah core GPU dalam beberapa tahun ke depan.
Perubahan Arsitektur Komputasi
Selama ini, GPU dikenal memiliki jumlah core yang jauh lebih banyak dibanding CPU.
GPU digunakan untuk komputasi paralel, seperti pelatihan model AI.
Namun, dengan munculnya Agentic AI, CPU juga harus mampu menangani tugas-tugas kompleks secara paralel.
Arm melihat perlunya perubahan arsitektur komputasi untuk memenuhi permintaan ini.
CPU dengan banyak core akan menjadi kunci untuk menjalankan inferensi dan pengambilan keputusan real-time.
Dampak pada Industri Server
Prediksi ini akan berdampak besar pada desain server dan pusat data.
>>> Google Integrasikan Gemini AI ke Android, Ubah OS Jadi Agen Cerdas
Produsen chip seperti AMD dan Intel juga akan terpengaruh oleh tren ini.
Arm sendiri telah merancang arsitektur Neoverse yang fokus pada server dengan core tinggi.
Arsitektur ini dirancang untuk memberikan performa tinggi dengan efisiensi energi.
Dengan semakin banyaknya core CPU, konsumsi daya server juga perlu dikelola dengan baik.
Arm mengklaim arsitektur mereka mampu memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi.
Masa Depan Komputasi AI
Agentic AI diperkirakan akan menjadi tulang punggung aplikasi masa depan, seperti mobil otonom dan asisten virtual cerdas.
Untuk mendukung aplikasi ini, infrastruktur komputasi harus beradaptasi.
CPU dengan jumlah core yang sangat banyak akan menjadi standar baru di pusat data.
Arm optimistis bahwa prediksi ini akan menjadi kenyataan dalam beberapa tahun ke depan.
Perusahaan terus mengembangkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus berkembang.
>>> Kecerdasan Buatan Mulai Ambil Alih Produksi Drama Pendek China
Dengan inovasi ini, Arm berharap dapat memimpin era baru komputasi AI.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






