Mercedes Memulai Tren Lampu Biru untuk Mobil Otonom, China Menyempurnakannya
Lampu biru terang pada mobil otonom bukan sekadar gaya. Fungsinya vital: memberi tahu pengguna jalan lain bahwa sistem self-driving sedang aktif.
Mercedes-Benz menjadi pionir tren ini.
>>> Tech3 KTM Perpanjang Kontrak MotoGP hingga 2027, Bantah Rumor Pindah ke Honda
Mereka memperkenalkan lampu biru pada kendaraan otonom untuk meningkatkan keselamatan dan komunikasi dengan pejalan kaki serta pengemudi lain.
Awal Mula dari Mercedes
Mercedes memulai dengan lampu biru pada mobil self-driving mereka. Warna biru dipilih karena mudah dikenali dan tidak membingungkan dengan lampu standar.
Lampu ini biasanya ditempatkan di area gril atau lampu depan. Saat sistem otonom aktif, lampu menyala biru terang.
Ini membantu pengguna jalan memahami kapan mobil berjalan sendiri. Pejalan kaki, misalnya, bisa lebih waspada atau tahu bahwa mobil akan berhenti secara otomatis.
China Mengadopsi dan Menyempurnakan
China tidak hanya mengadopsi ide Mercedes. Mereka mengembangkannya lebih jauh dengan standar nasional dan teknologi canggih.
Pemerintah China mendorong penggunaan lampu biru pada mobil otonom sebagai bagian dari regulasi. Ini memastikan konsistensi dan keamanan di jalan raya.
Produsen mobil China seperti BYD, NIO, dan Xpeng mulai mengintegrasikan lampu biru dengan pola kedip tertentu. Pola ini bisa menunjukkan status mobil, misalnya akan berbelok atau berhenti.
Beberapa perusahaan bahkan menambahkan lampu biru di spion samping dan bagian belakang. Ini memberikan visibilitas 360 derajat bagi pengguna jalan lain.
Teknologi di Balik Lampu Biru
Lampu biru pada mobil otonom menggunakan LED khusus yang terang namun tidak menyilaukan. Intensitasnya diatur agar terlihat jelas di siang hari maupun malam.
Sistem ini terhubung langsung dengan komputer mobil. Saat mode self-driving aktif, lampu menyala otomatis.
Update Terbaru
Ahn Bo Hyun Berburu Kriminal dengan Gaya Mewah Chaebol di Flex x Cop 2
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Creative Director Clair Obscur: Expedition 33 Puji Kingdom Hearts 2 sebagai Action RPG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Meksiko Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Meksiko dan Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Jerman dan Belanda Tersingkir, Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 Berubah
Rabu / 01-07-2026, 12:07 WIB
Hideo Kojima Kini Hadir sebagai Figur Nendoroid, Tatapan Tajamnya Bikin Merinding
Rabu / 01-07-2026, 12:05 WIB
Houston Rockets Resmi Rekrut Bogdan Bogdanovic dengan Kontrak Satu Tahun
Rabu / 01-07-2026, 12:05 WIB
Dave Roberts Catat 1.000 Kemenangan Tercepat dalam Sejarah MLB
Rabu / 01-07-2026, 12:05 WIB
Canaya, Kopi Inovasi Panas Bumi dari Pertamina Geothermal Energy
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB






