Gregoria Mariska Tunjung Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI Demi Fokus Pemulihan Kesehatan

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, memutuskan untuk mengakhiri perjalanannya di pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Keputusan tersebut diambil atlet berusia 26 tahun itu setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan serta kelanjutan karier profesionalnya ke depan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyatakan pihaknya menghormati langkah yang dipilih Gregoria.

Menurut dia, Gregoria telah menjadi salah satu atlet yang memberi kontribusi besar bagi prestasi bulu tangkis Indonesia selama berada di Pelatnas.

“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia,” ujar Eng Hian dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

“Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” lanjutnya.

>>> Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Hotman Paris Klaim Bisa Buktikan Tak Bersalah dalam 10 Menit

Fokus Jalani Pemulihan Vertigo

Keputusan mundur dari Pelatnas Cipayung telah disampaikan langsung Gregoria kepada pelatih tunggal putri utama, Imam Tohari.

Dalam penjelasan yang disampaikan kepada jajaran PBSI, Gregoria juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama lebih dari satu dekade memperkuat Pelatnas.

Selama 12 tahun membela Merah Putih di bawah naungan PBSI, Gregoria mengaku memperoleh banyak pengalaman dan kesempatan berharga dalam perjalanan kariernya.

Langkah mundur tersebut tidak lepas dari kondisi kesehatan yang masih dialaminya dalam beberapa waktu terakhir.

Gregoria diketahui masih menjalani pemulihan akibat gangguan vertigo yang mulai mengganggu aktivitas serta performanya sejak Maret 2025.

Kondisi itu membuat peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut beberapa kali absen dari turnamen internasional.

PBSI Beri Penghormatan untuk Gregoria

Melalui akun Instagram resmi, PP PBSI menyampaikan apresiasi atas dedikasi Gregoria selama menjadi bagian dari Pelatnas.

PBSI menilai Gregoria telah menghadirkan banyak momen penting bagi bulu tangkis Indonesia lewat perjuangan dan konsistensinya di berbagai ajang internasional.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuanganmu untuk Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung,” tulis PBSI.

“Selama 12 tahun menjadi bagian dari Pelatnas PBSI, Gregoria telah memberikan banyak momen membanggakan bagi bulutangkis Indonesia melalui kerja keras, semangat juang, dan komitmen tanpa henti di setiap pertandingan.”

PBSI juga memastikan tetap mendukung proses pemulihan Gregoria dan berharap atlet asal Wonogiri tersebut dapat segera pulih sepenuhnya.