Khutbah Jumat 22 Mei 2026 tentang Keikhlasan Berkurban Menjelang Idul Adha 1447 H

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

أَمَّا بَعْدُ

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ibadah lahiriah, tetapi juga dalam kebersihan hati dan keikhlasan niat ketika beramal.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam kembali diingatkan tentang pentingnya ibadah kurban. Ibadah ini bukan semata menyembelih hewan, melainkan wujud kepatuhan seorang hamba kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim alaihissalam.

Allah SWT berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,

Kurban mengajarkan nilai pengorbanan dan keikhlasan. Harta yang kita miliki sejatinya adalah titipan Allah SWT. Ketika seorang muslim rela mengeluarkan sebagian hartanya untuk berkurban, maka itu menjadi tanda bahwa cintanya kepada Allah lebih besar daripada kecintaannya kepada dunia.

Namun demikian, ibadah kurban harus dijaga dari niat yang salah. Jangan sampai kurban berubah menjadi ajang pamer kekayaan, mencari pujian, atau sekadar ingin dipandang dermawan oleh manusia.

>>> Omoway Uji Ekstrem Motor Listrik Omo&X Sejauh 700 Ribu Kilometer

Allah SWT mengingatkan dalam firman-Nya:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ