AS Izinkan Ekspor Chip AI Nvidia H200 ke China untuk 10 Perusahaan Teknologi
Pemerintah Amerika Serikat memberikan lisensi kepada 10 perusahaan teknologi China untuk membeli 75. 000 unit chip AI Nvidia H200.
Keputusan ini diambil dengan syarat keamanan yang ketat.
>>> Bill Gates Foundation Lepas 30 Juta Nyamuk Wolbachia di Kolombia untuk Lawan DBD
Detail Lisensi Ekspor Chip AI
Lisensi tersebut memungkinkan ekspor chip AI Nvidia H200 dalam jumlah besar.
Chip ini merupakan salah satu produk AI tercanggih dari Nvidia.
Perusahaan-perusahaan China yang menerima lisensi bergerak di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.
Mereka harus mematuhi aturan penggunaan yang ditetapkan oleh pemerintah AS.
Implikasi bagi Industri AI Global
Langkah ini menunjukkan pelonggaran sementara dalam kebijakan ekspor chip AS ke China.
Sebelumnya, AS membatasi ekspor chip AI canggih ke China karena kekhawatiran keamanan nasional.
Keputusan ini dapat memengaruhi persaingan di pasar AI global.
China selama ini berupaya mengembangkan chip AI dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan.
Namun, akses ke chip Nvidia H200 tetap penting bagi perusahaan China.
>>> OpenAI Amankan Sistem Internal Pasca Serangan Rantai Pasok
Syarat Keamanan yang Diterapkan
Pemerintah AS menerapkan syarat ketat untuk memastikan chip tidak digunakan untuk tujuan militer.
Perusahaan penerima lisensi harus menjalani audit dan pelaporan rutin.
Mereka juga dilarang mentransfer chip ke pihak ketiga tanpa izin.
Pelanggaran dapat mengakibatkan pencabutan lisensi dan sanksi.
Dampak pada Hubungan AS-China
Keputusan ini terjadi di tengah ketegangan teknologi antara AS dan China.
Beberapa pihak melihatnya sebagai langkah positif untuk dialog bilateral.
Namun, yang lain menganggapnya sebagai konsesi yang berisiko.
Pemerintah AS menegaskan bahwa keamanan nasional tetap menjadi prioritas utama.
>>> Jensen Huang Cicipi Kuliner Lokal di Beijing Saat Kunjungan Kenegaraan
Mereka akan terus memantau penggunaan chip AI di China.
Update Terbaru
Antitesis Jerman dan Pola Berulang dalam Kegagalan
Selasa / 30-06-2026, 18:15 WIB
Bank Jakarta Dukung STBM, Hibahkan MCK Komunal di Jakbar
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
Himbara Sambut Baik Penempatan Dana SAL Rp381 Triliun Akhir Tahun
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
Pencairan JHT Tuai Sorotan, DJP Ungkap 1,6 Juta Klaim Bebas Pajak
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
JHT Kena Pajak, DJP: Aturannya Sudah Ada Sejak Era SBY
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli, Komdigi Targetkan Tekan Spam dan Judi Online
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
Akademisi Ingatkan Revisi UU Hak Cipta Bisa Hambat Ekonomi Kreatif
Selasa / 30-06-2026, 18:14 WIB
Mengenal Penampilan dan Lore Azure dari Game Forsaken
Selasa / 30-06-2026, 18:10 WIB
Iran Tersingkir di Piala Dunia, Kepala Keamanan AS Joget Kegirangan
Selasa / 30-06-2026, 18:09 WIB
PDIP Nonaktifkan Veronika Lake Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Selasa / 30-06-2026, 18:09 WIB
Mengenal Karakter Utama dari Game Dandy's World
Selasa / 30-06-2026, 18:08 WIB
Phasmophobia PS4: Gameplay dan Grafik yang Menegangkan
Selasa / 30-06-2026, 18:07 WIB
Tersingkir Dramatis, Moriyasu Sebut Jepang Makin Dekati Level Brasil
Selasa / 30-06-2026, 18:07 WIB
Duka Deschamps Jadi Bahan Bakar Prancis Gempur Swedia
Selasa / 30-06-2026, 18:07 WIB






