Siapa Psi Scott? Aktivis Konservasi Thailand yang Viral Usai Pengakuan Pelecehan Seksual
Siapa Psi Scott? Aktivis Konservasi Thailand yang Viral Usai Pengakuan Pelecehan Seksual
Nama Siranudh Scott atau yang dikenal sebagai Psi Scott menjadi perhatian publik Thailand setelah pengakuannya mengenai dugaan pelecehan seksual viral di media sosial.
Aktivis konservasi laut itu mengaku mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh kakak laki-lakinya sendiri sejak masih remaja.
Dalam pernyataannya, Psi Scott menyebut dugaan tindakan tersebut terjadi berulang kali ketika dirinya berusia antara 12 hingga 24 tahun.
Pria berusia 29 tahun itu juga mengklaim memiliki rekaman yang berkaitan dengan dugaan peristiwa tersebut.
Mengacu pada penjelasannya di media sosial, keluarga disebut mengetahui situasi yang dialaminya. Namun, menurut pengakuannya, tidak ada tindakan yang dilakukan untuk menghentikan dugaan pelecehan tersebut.
Putra Keluarga Bisnis Ternama Thailand
Psi Scott dan kakaknya, Sunit Scott, merupakan anak dari Chiranuj Bhirombhakdi.
Keluarga Bhirombhakdi dikenal sebagai salah satu keluarga bisnis besar di Thailand yang memiliki hubungan dengan Boon Rawd Brewery, perusahaan produsen bir Singha.
Kasus yang menyeret nama keluarga tersebut kemudian memicu perhatian luas di Thailand karena latar belakang keluarga Scott yang memiliki pengaruh besar di dunia bisnis.
>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 16 – 17 Mei 2026
Dijuluki Aquaman Thailand
Di luar kontroversi yang kini ramai dibahas, Psi Scott dikenal sebagai aktivis lingkungan dan konservasionis laut.
Ia mendapat julukan “Aquaman Thailand” berkat aktivitasnya dalam kampanye perlindungan ekosistem laut serta konservasi alam.
Namanya kerap muncul dalam berbagai isu lingkungan, terutama terkait dugaan kerusakan kawasan konservasi dan praktik wisata ilegal.
Pernah Menjadi Penasihat Departemen Taman Nasional
Dalam perjalanan kariernya, Psi Scott sempat menjabat sebagai penasihat Direktur Jenderal Department of National Parks Thailand atau DNP.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






