Sejumlah netizen menyebut para terduga pelaku mayoritas merupakan ekspatriat yang berpindah-pindah tempat tinggal.

Salah satu akun X mengaku masih menemukan banyak akun serupa meski sebagian telah mengunci profil mereka setelah isu tersebut ramai dibahas publik.

Desakan Pengusutan Menguat

Kasus yang viral di media sosial itu memicu kemarahan warganet. Banyak pengguna X menandai akun resmi lembaga dan aparat penegak hukum agar dugaan eksploitasi seksual terhadap anak tersebut segera diusut.

Nama sejumlah institusi seperti POLRI, KPAI, Komnas Perempuan, hingga Kedutaan Besar Jepang ikut disebut dalam berbagai unggahan yang beredar.

Hingga Senin, 11 Mei 2026, unggahan terkait dugaan jaringan prostitusi anak tersebut telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan dibagikan ulang ribuan kali oleh pengguna media sosial.