Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa’dah Jadi Momentum Perubahan Diri

الحمد لله الملك الديان، نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

Maasyiral muslimin rahimakumullah.

Mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan seluruh perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan bukan sekadar ucapan, melainkan kesungguhan hati dalam menjaga diri agar tetap berada di jalan yang diridai Allah.

Kita kini berada di penghujung tahun Hijriah 1447. Waktu terus berjalan tanpa pernah berhenti. Hari demi hari berlalu dan membawa manusia menuju perjalanan hidup yang semakin dekat dengan akhir kehidupan.

Bulan Dzulqa’dah menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah Swt. Momentum tersebut sepatutnya menjadi kesempatan memperbaiki diri sebelum memasuki bulan Zulhijah dan pergantian tahun Hijriah.

Momentum Muhasabah dan Perbaikan Diri

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Karena itu, Islam mengajarkan umatnya agar tidak sibuk mengurusi kekurangan orang lain, melainkan lebih dahulu memperhatikan keadaan dirinya sendiri.

Allah Swt. berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Hasyr: 18).