• Kelelahan dan demam
  • Nyeri otot pada paha, punggung, atau bahu
  • Sakit kepala dan pusing
  • Mual, muntah, atau diare
  • Nyeri perut

>>> Waketum PSI Ronald Sinaga Dipukul saat Mediasi Gaji di Menteng

Beberapa hari kemudian, kondisi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius. Pasien mulai mengalami batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.

Penyakit ini dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi, terutama saat gejala pernapasan sudah muncul.

Selain menyerang paru-paru, hantavirus juga dapat menyebabkan gangguan ginjal yang disebut Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Dugaan Sumber Wabah

Penyebab pasti wabah di kapal pesiar ini masih dalam penyelidikan. Namun, terdapat dugaan bahwa hewan pengerat ikut terbawa ke dalam kapal.

Kemungkinan lain adalah penumpang telah terpapar sejak kapal terakhir berlabuh di Argentina, mengingat masa inkubasi virus yang cukup panjang.

Penularan antar manusia dinilai sangat jarang terjadi, meskipun tidak sepenuhnya mustahil dalam kondisi tertentu.

Belum Ada Pengobatan Spesifik

Hingga kini, belum tersedia terapi khusus untuk mengatasi infeksi hantavirus. Penanganan lebih difokuskan pada perawatan suportif untuk meredakan gejala.

  • Pemberian cairan dan istirahat
  • Bantuan pernapasan pada kasus berat
  • Dialisis jika terjadi gangguan ginjal

Upaya pencegahan menjadi langkah utama, terutama dengan menghindari kontak dengan hewan pengerat serta menjaga kebersihan lingkungan.

Saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi, penggunaan sarung tangan dan cairan disinfektan sangat disarankan guna mencegah penyebaran partikel berbahaya di udara.