K Showtime Disorot Usai Alami Perlakuan Rasis Saat Kunjungan ke Surabaya

Seorang kreator konten asal Kanada, K Showtime, menjadi perbincangan luas setelah mengalami perlakuan rasis saat berada di Surabaya.

Peristiwa itu mencuat di media sosial usai rekaman interaksi dirinya dengan seorang pria muda beredar dan memicu reaksi warganet.

Kronologi Kejadian di Surabaya

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria memanggil K Showtime dengan sebutan yang bernada rasis.

Kreator tersebut langsung menegur dengan mengatakan, “Dont call me a monkey bro,” namun teguran itu tidak diindahkan.

Pria tersebut justru mengulang ucapan serupa dan menyebutnya sebagai sesuatu yang ia anggap benar.

Situasi itu membuat suasana menjadi tegang dan memicu kemarahan dari K Showtime.

Respons Warganet di Media Sosial

Unggahan yang memperlihatkan kejadian tersebut dengan cepat menjadi viral dan menuai beragam komentar.

  • Sejumlah warganet meminta agar pelaku diviralkan tanpa membawa nama daerah.
  • Ada pula yang menilai pelaku tidak menyadari ucapannya bersifat rasis hingga ditegur.
  • Beberapa komentar mengaitkan reaksi tersebut dengan konten kreator lain yang memiliki gaya serupa.

Diskusi di media sosial pun berkembang, terutama terkait kesadaran publik terhadap isu rasisme.

>>> Syafuri Sakit Apa? Benarkah Akibat Kanker? Inilah Kronologi Meninggalnya Ayah Bunga Zainal

Profil Singkat K Showtime

K Showtime dikenal sebagai YouTuber dengan nama asli Kevon Watt yang berasal dari Kanada.

Ia aktif membuat konten seputar bola basket dan kerap menampilkan aktivitas bermain bersama timnya.

Saluran YouTube miliknya telah mengumpulkan ratusan ribu pengikut, sementara akun Instagramnya juga memiliki basis penggemar yang besar.

Sebelum dikenal luas, ia sempat mengalami masa sulit setelah dikeluarkan dari tim basket saat masih duduk di bangku sekolah menengah.

Selain konten hiburan, ia juga terlibat dalam kegiatan sosial melalui program bertajuk Back 2 School Park Takeover.

Perjalanan Karier dan Aktivitas

Lahir pada 26 September 2001, K Showtime terus membangun kariernya di dunia digital melalui konten olahraga.

Popularitasnya berkembang seiring konsistensi dalam menghadirkan video yang berfokus pada basket dan interaksi dengan komunitas.

Insiden yang terjadi di Surabaya kini menambah sorotan terhadap dirinya, sekaligus memicu pembahasan lebih luas tentang pentingnya menghargai perbedaan.