Harga buyback secara umum masih stabil dibandingkan hari sebelumnya, mencerminkan belum adanya perubahan signifikan dari sisi permintaan jual kembali.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 4 – 10 Mei 2026

Tekanan dari Pasar Global

Pergerakan harga emas domestik sejalan dengan tren global yang cenderung melemah. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, harga emas dunia turun tipis sekitar 0,1 persen ke posisi 4.614,21 dollar AS per ons.

Tekanan ini dipengaruhi ketidakpastian geopolitik, terutama terkait negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang belum mencapai titik terang. Situasi tersebut menahan sentimen pasar yang biasanya mendukung penguatan emas.

Selain itu, penguatan dollar AS turut memberi tekanan karena membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor internasional. Dalam beberapa pekan terakhir, harga emas global tercatat telah terkoreksi cukup dalam sejak konflik meningkat pada akhir Februari 2026.

Prospek Masih Dinilai Positif

Meski mengalami tekanan jangka pendek, prospek emas dalam jangka menengah masih dinilai tetap kuat. Permintaan dari bank sentral yang meningkat menjadi salah satu faktor penopang.

Data kuartal pertama menunjukkan pembelian emas oleh bank sentral berlangsung dalam laju tercepat lebih dari satu tahun. Sejumlah analis juga menilai tren kenaikan harga emas masih berpotensi berlanjut, seiring ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda.