Ribuan Warga Geruduk Rumah Pengasuh Ponpes di Pati, Tuntut Proses Hukum Dugaan Pencabulan

Ribuan warga mendatangi kediaman pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). Aksi tersebut dipicu dugaan kasus pencabulan terhadap sejumlah santriwati di bawah umur.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi bersama pemuda setempat menyuarakan kemarahan atas dugaan tindakan asusila yang disebut telah lama beredar di lingkungan masyarakat.

Desakan Evaluasi dan Penonaktifan Pengasuh

Dalam aksi tersebut, warga menuntut pihak yayasan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pondok pesantren. Mereka juga meminta agar pengasuh yang diduga terlibat segera dinonaktifkan.

Sejumlah spanduk dan poster dibentangkan di sekitar lokasi sebagai bentuk protes. Tulisan yang dibawa massa menyoroti perlindungan anak serta mendesak penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan seksual.

  • Menuntut penanganan hukum hingga tuntas
  • Mendesak perlindungan bagi korban
  • Meminta pembenahan sistem di lingkungan pesantren

Aksi ini menjadi simbol tekanan publik agar kasus tidak berhenti di tengah jalan.

 

>>> Jadwal Acara ANTV Senin, 4 Mei 2026: Series Thanak, Vasudha, Teri Meri Doriyaann ada Mega Bollywood Plus Link

Warga Sebut Kasus Sudah Lama Terjadi

Perwakilan pemuda Desa Tlogosari menyampaikan bahwa dugaan penyimpangan tersebut bukan hal baru. Menurutnya, isu serupa telah lama beredar, namun sulit ditindak karena adanya tekanan terhadap pihak yang mencoba bersuara.

Ia mengungkapkan adanya dugaan intimidasi terhadap warga maupun korban, sehingga banyak kasus sebelumnya tidak pernah sampai ke ranah hukum.

Selain dugaan pencabulan, warga juga menyinggung kemungkinan adanya praktik lain seperti penipuan dan pemerasan yang terjadi di lingkungan tersebut.

Pendampingan Hukum untuk Korban Dibuka